Panduan Penerbangan Aman saat Liburan agar Gadget Bebas Risiko
- bbc.com
Trik Mengemas Perangkat Elektronik di Kabin
Agar perjalanan tetap nyaman dan bebas dari masalah keamanan di bandara, ada beberapa panduan teknis dari otoritas penerbangan sipil yang wajib dipatuhi. Barang-barang elektronik yang mengandung baterai litium-ion sebaiknya dimasukkan ke dalam bagasi kabin (carry-on baggage) dan ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau.
Apabila perangkat terpaksa dimasukkan ke dalam bagasi terdaftar (checked baggage), pastikan perangkat dalam kondisi mati total (power off), terlindungi dari bahaya penyalaan tanpa sengaja, serta terbungkus rapi agar terhindar dari benturan fisik. Regulasi ketat juga berlaku untuk e-cigarette, vaping, powerbank dan baterai cadangan yang sama sekali dilarang masuk ke dalam bagasi terdaftar. Barang-barang tersebut wajib dibawa ke dalam kabin dan dilindungi dari potensi korsleting listrik. Baterai yang sudah rusak, cacat, atau masuk dalam daftar penarikan produk (recall) sama sekali tidak boleh dibawa masuk ke dalam pesawat.
Sikap Cepat Tanggap saat Berada di Udara
Saat duduk santai menikmati pemandangan dari balik jendela pesawat sambil mengisi daya gadget, pastikan perangkat berada dalam jangkauan pengawasan visual. Apabila merasakan suhu perangkat elektronik mulai terasa panas tidak wajar, berubah bentuk atau mengeluarkan asap, segera beri tahu awak kabin.
Kru penerbangan telah dilatih secara profesional untuk menangani situasi darurat akibat kebakaran baterai di udara menggunakan perlengkapan penanganan khusus. Mengutip saran bijak dari FAA untuk para traveler: when in doubt, leave it out. Jika ragu dengan kondisi Baterai yang dibawa, lebih baik tinggalkan di rumah demi keamanan bersama.
Sumber: People Magazine