Pasar Chatuchak Menjadi Surga Belanja Terbesar yang Wajib Dikunjungi di Bangkok
- cktravels.com
Bangkok, Wisata – Jelajahi keunikan Pasar Chatuchak Bangkok, pasar akhir pekan terbesar di dunia yang menawarkan ribuan kios belanja seru dan beragam kuliner lezat khas Thailand.
Menjelajahi keindahan kota Bangkok rasanya kurang lengkap jika belum menyusuri hiruk-pikuk pusat perbelanjaan yang sangat legendaris. Terletak di kawasan Khwaeng Chatuchak, Pasar Chatuchak memegang predikat sebagai pasar akhir pekan terbesar di dunia. Mengisi area yang sangat luas mencapai sekitar 35 ekar, tempat ini menjadi rumah bagi lebih dari 15.000 kios pedagang. Pada momen paling ramai, pengelola mencatat bahwa lebih dari 200.000 pengunjung memadati tempat ini hanya dalam satu akhir pekan. Pengalaman menyusuri lorong-lorong pasarnya yang enerjik selalu menghadirkan sensasi shopping yang tiada duanya bagi para wisatawan dari berbagai belahan dunia.
Awal mula petualangan pasar Chatuchak wisata ini sejatinya memiliki jejak sejarah yang panjang. Perjalanan pasar loak pertama di Bangkok dimulai di lapangan Sanam Luang pada tahun 1942. Lokasi Kios sempat berpindah ke area Istana Saranrom selama delapan tahun karena Sanam Luang digunakan untuk acara kenegaraan. Setelah sempat beroperasi sementara di Sanam Chai, pasar kembali ke Sanam Luang sebelum akhirnya dipindahkan secara permanen ke distrik Chatuchak pada tahun 1982 bertepatan dengan peringatan 200 tahun kota Bangkok. Lima tahun berselang, tempat belanja favorit ini secara resmi menyandang nama Pasar Chatuchak.
Pembagian Zona Belanja yang Teratur dan Unik
Menjelajahi kawasan seluas puluhan ekar tentu membutuhkan panduan agar Anda tidak tersesat di tengah riuhnya pembeli. Untuk menjaga kerapian barang dagangan, pengelola membagi area perdagangan menjadi 26 bagian yang saling terhubung melalui jaringan gang kecil yang disebut soi. Bagi para pemburu barang-barang vintage, Bagian 1 menjadi tempat terbaik yang menjual buku bekas, majalah lama, dokumen cetak antik, hingga perangko kuno. Sementara itu, Bagian 2 hingga 4 dipenuhi pakaian siap pakai, pakaian anak-anak, dan berbagai aksesori mode terkini.
Bagi Anda pencinta gaya retro dan denim, Bagian 5 serta 6 menawarkan pakaian santai, jaket, dan sepatu bergaya vintage. Penggemar karya seni dapat melangkah ke Bagian 7 hingga 10 yang menjadi pusat kerajinan tangan, lukisan, patung kayu, hingga gerabah keramik yang anggun. Barang dekorasi rumah, furnitur kayu besar, hingga lilin aromaterapi spa dapat dijumpai pada Bagian 11 hingga 15. Selanjutnya, Bagian 16 hingga 21 menyediakan pakaian santai harian, suvenir lokal, dan kain tenun. Area belanja ini ditutup dengan Bagian 22 hingga 26 yang menjajakan sutra otentik, pakaian adat etnis lokal, perhiasan perak, dan batu permata. Bagian terpisah lainnya turut meramaikan pasar dengan menjual tanaman hias, pot bunga, hingga perlengkapan hewan peliharaan.