Kode Rahasia Penerbangan yang Perlu Diketahui Traveler
- express.co.uk
Malang, WISATA – Kode rahasia penerbangan diungkap para ahli untuk menjaga ketenangan penumpang di udara saat situasi darurat maupun momen unik terjadi.
Terbang melintasi awan menuju destinasi impian selalu menjadi pengalaman yang mendebarkan sekaligus menyenangkan. Namun, tahukah Anda bahwa di balik keramahan para pramugari dan keheningan kabin, ada bahasa tersembunyi yang kerap berkumandang? Di dunia aviasi, penggunaan istilah atau kode rahasia penerbangan menjadi cara elegan bagi para awak kabin untuk saling berkomunikasi tanpa memicu kepanikan di antara para penumpang.
Makna di Balik Kata Kunci Tersembunyi Awak Kabin
Saat pesawat berada di ketinggian puluhan ribu kaki, suasana tenang menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, jika terjadi kondisi darurat kesehatan, awak pesawat akan menggunakan istilah halus agar tidak membuat ruang kabin mencekam. Mengutip wawancara dari media Travel + Leisure, spesialis aviasi Jason Martinelli menjelaskan bahwa frasa seperti Code 300 atau Angel sering kali digunakan secara diskret untuk mengodekan adanya keadaan darurat medis yang serius pada penumpang.
Selain istilah darurat medis yang intens, ada pula sebutan ringan yang kerap disematkan pada perilaku penumpang. Contohnya adalah istilah mermaid, yang ditujukan bagi penumpang yang sengaja merebahkan badan di deretan kursi kosong agar bisa menguasai seluruh baris tempat duduk secara sepihak. Bahasa unik ini membuat komunikasi antarstaf tetap berjalan efektif tanpa menimbulkan kegaduhan di lorong pesawat.
Bunyi Bel dan Ketukan Pintu Sebagai Bahasa Isyarat
Tidak semua kapten pilot menggunakan kata-kata verbal saat memberikan instruksi khusus kepada kru penerbangan. Pakar penerbangan David Cox mengungkapkan bahwa bunyi chime atau dentang bel di dalam pesawat sebenarnya menyimpan pesan tersendiri. Dentang tunggal biasanya menandakan pesawat baru saja melewati ketinggian 10.000 kaki atau sinyal agar penumpang tetap duduk tenang menjelang pendaratan.
Sementara itu, jika dentang bel terdengar berulang kali dalam jeda singkat, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa pilot sedang memanggil awak kabin untuk berkoordinasi terkait situasi penting. Bahkan, beberapa maskapai menerapkan pola ketukan pintu khusus pada kokpit agar pramugari bisa masuk dan menyampaikan kondisi kabin secara aman. Semua metode tersembunyi ini dirancang demi menjaga kenyamanan serta keselamatan seluruh penumpang sepanjang perjalanan penerbangan.