Pompeii Berhasil Memugar Lukisan Langit-Langit Kuno
- smithsonianmag.com/Pompeii Archaeological Park
Malang, WISATA – Pompeii berhasil memugar lukisan langit-langit kuno yang langka dari reruntuhan kota mati di Italia dengan sentuhan restorasi dan kisah mitologi Yunani.
Menjelajahi kawasan situs bersejarah Pompeii di Italia selatan selalu menyajikan keajaiban yang tak pernah habis. Kota kuno yang terhenti waktunya akibat letusan Gunung Vesuvius pada 79 Masehi ini terus memikat para pelancong dari berbagai belahan dunia. Dalam update perjalanan terbaru, situs pariwisata Pompeii berhasil memugar lukisan langit-langit kuno yang menggambarkan adegan romantis dari mitologi Yunani. Karya seni luar biasa ini dulunya menghiasi langit-langit aula perjamuan (banquet hall) di sebuah rumah megah kawasan Regio IX.
Seni Kuno yang Bangkit dari Ribuan Pecahan
Restorasi ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan petualangan menyusun puzzle raksasa yang membutuhkan ketelitian tingkat tinggi. Sejak tahun 2023, para arkeolog dan pemugar secara telaten mengumpulkan ratusan fragmen plester dari ceiling berbentuk melengkung (vaulted ceiling). Tim ahli kemudian membuat struktur penyangga khusus yang meniru bentuk aslinya. Hingga saat ini, mereka telah berhasil menyusun kembali lebih dari seperempat bagian plafon dari sekitar 1.000 pecahan plester.
Dari 20-an fresco langit-langit yang pernah ditemukan, karya satu ini paling mencuri perhatian karena biasanya struktur kayu plafon Pompeii telah hancur dimakan zaman. Penemuan ini memperkaya daya tarik wisata sejarah di Italia. Mengutip laporan dari Euronews, Direktur Taman Arkeologi Pompeii, Gabriel Zuchtriegel, mengungkapkan bahwa Italia merupakan pemimpin dunia dalam bidang restorasi arkeologi, dan Pompeii menjadi pusat dari upaya pelestarian warisan budaya kelas dunia tersebut.
Jejak Mitologi Yunani dan Sisi Terang-Gelap Kehidupan Kuno
Fresco yang dipugar ini mengabadikan kisah romansa mitologis antara Dionisos, sang dewa pesta dan anggur, bersama Ariadne, putri asal Kreta yang terkenal dalam legenda labyrinth. Keberadaan mahakarya ini memberikan kontras yang sangat unik pada bangunan tempatnya ditemukan. Rumah megah tempat aula perjamuan ini berada ternyata terhubung langsung dengan sebuah area bakery-prison (penjara toko roti). Di area bawah tanah tersebut, para budak zaman Romawi bekerja keras menggiling gandum dalam kondisi minim cahaya.