Menelusuri Lorong Mistis Hell's Museum di Haw Par Villa Singapura

Kehidupan sesudah Mati di Museum Neraka
Sumber :
  • hawparvilla.sg

Singapura, WISATA – Nikmati sensasi unik wisata Singapura yang berbeda di Hell's Museum Haw Par Villa, sebuah museum kematian pertama di dunia yang menyajikan diorama neraka legendaris.

img_title Pesona Wisata Sejarah Trowulan Mojokerto yang Menyimpan Kejayaan Kerajaan Majapahit

Singapura selama ini identik dengan kemewahan Marina Bay Sands atau kecanggihan Gardens by the Bay yang futuristik. Namun, jika Anda bersedia menepi sejenak ke sudut barat daya pulau ini, sebuah kejutan menanti di balik gerbang tua yang eksentrik. Selamat datang di Hell's Museum yang berada di dalam kawasan bersejarah Haw Par Villa. Tempat ini bukanlah jebakan turis biasa; ia adalah kapsul waktu yang menyimpan sisi lain dari "Kota Singa" yang lebih mentah, berani, dan penuh dengan pesan moral yang dibalut dalam narasi visual yang mencengangkan.

Warisan Ikonis dari Dinasti Tiger Balm

img_title Museum Anatomi FKUB Malang Canangkan Pusat Keunggulan, Intip Cara Belajar Tubuh Manusia Lewat VR dan AR

Berdiri di atas lahan seluas 8,5 hektar, Haw Par Villa pada awalnya dikenal dengan nama Tiger Balm Gardens. Dibangun pada tahun 1937 oleh dua bersaudara eksentrik pendiri balsem macan yang melegenda, Aw Boon Haw dan Aw Boon Par, taman hiburan ini semula ditujukan sebagai hadiah bagi masyarakat. Sejarah mencatat bahwa taman ini sempat hancur pada masa Perang Dunia II sebelum akhirnya dibangun kembali pada tahun 1950-an. Di dalamnya, pengunjung akan disambut oleh lebih dari 1.000 patung dan 150 diorama yang menggambarkan mitologi Tiongkok serta cerita rakyat kuno.

Instalasi yang paling tersohor sekaligus paling ditakuti adalah 10 Courts of Hell atau Sepuluh Tingkat Neraka. Dahulu, atraksi ini berada di dalam perut naga raksasa di mana pengunjung akan naik perahu untuk melintasi pemandangan bawah tanah yang menyeramkan. Kini, pengalaman tersebut telah dipindahkan ke dalam ruangan yang sepenuhnya berpendingin udara (full air-conditioned), namun intensitas pesannya tetap tidak berkurang sedikit pun. Transformasi ini mengubah wahana yang dulunya bertujuan "menakut-nakuti" anak-anak agar berperilaku baik menjadi sebuah eksplorasi kuratorial yang mendalam tentang kematian dari berbagai perspektif budaya.

img_title Namu Balai Kota Jakarta Resmi Dibuka, Wisata Edukasi Gratis untuk Mengenal Kantor Gubernur

Perjalanan Edukasi Melampaui Batas Budaya

Memasuki Hell's Museum, pengunjung akan dipandu melalui perjalanan intelektual yang melintasi berbagai sistem kepercayaan dunia. Sebelum sampai pada diorama utama, museum ini menyajikan penjelasan komprehensif mengenai pandangan agama Buddha, Hindu, Kristen, hingga Islam mengenai kehidupan setelah kematian. Hal ini memberikan konteks global yang memperkaya pemahaman kita bahwa kematian adalah bagian universal dari kemanusiaan.

Halaman Selanjutnya
img_title