Jejak Wisatawan Kuno di Lembah Para Raja Mesir
- livescience.com
Misteri Sang Pendaki Dinding dari India
Keunikan jejak Cikai Korran tidak hanya terletak pada frekuensinya, tetapi juga pada lokasinya yang tak lazim. Charlotte Schmid, seorang peneliti dari French School of the Far East, mengungkapkan sebuah fakta yang membuat dahi berkerut. Di makam Ramses IX, Korran meninggalkan jejaknya di ketinggian sekitar lima hingga enam meter di atas pintu masuk makam. Hal ini memicu pertanyaan menggelitik bagi para arkeolog dan wisatawan masa kini mengenai bagaimana cara ia memanjat setinggi itu hanya untuk meninggalkan sebuah nama.
Apakah ia membawa tangga lipat kuno atau berdiri di atas pundak kawan-perjalanannya? Keberadaan graffiti di tempat yang sulit dijangkau ini menunjukkan betapa besarnya upaya yang ia lakukan untuk menandai kunjungannya. Di makam lain milik Firaun Tausert dan Setnakhte, tanda tangan Korran ditemukan tepat di depan pintu masuk. Menariknya, itu adalah satu-satunya coretan yang ada di sana, mengisyaratkan bahwa saat ia berkunjung, bagian dalam makam tersebut mungkin sudah tertutup bagi umum, namun ia tetap bersikeras meninggalkan jejak di ambang pintunya.
Utusan Raja dan Jalur Perdagangan Samudra
Selain Cikai Korran yang misterius, ditemukan pula jejak seorang pria bernama Indranandin. Berbeda dengan Korran yang terlihat seperti pelancong independen, Indranandin meninggalkan catatan dalam bahasa Sanskerta yang menyatakan bahwa dirinya adalah seorang utusan dari Raja Kshaharata. Dinasti ini diketahui memerintah sebagian wilayah India pada abad pertama Masehi. Para ahli menduga bahwa Indranandin mungkin sedang dalam misi diplomatik menuju Roma, ibu kota kekaisaran yang saat itu menguasai Mesir.
Perjalanan epik dari India ke Mesir pada masa itu tentu bukan perkara mudah. Ingo Strauch dari Universitas Lausanne menjelaskan bahwa kemungkinan besar para petualang ini tiba menggunakan kapal di pelabuhan Berenike yang terletak di pesisir Laut Merah. Dari sana, mereka melanjutkan perjalanan darat menembus padang pasir menuju pedalaman hingga mencapai Lembah Para Raja. Keberadaan mereka menjadi bukti nyata bahwa hubungan perdagangan dan budaya antara India, Mesir, dan Romawi sudah sangat erat melalui jalur sutra maritim.