Ledakan Wisman Agustus 2025 Tembus 1,51 Juta Kunjungan, Tapi Hotel Malah Sepi, Ada Apa?
- Youtube BPS Oktober 2025
Lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara pada Agustus 2025 mencapai 1,51 juta menurut BPS. Namun Tingkat Penghunian Kamar hotel bintang justru turun signifikan secara nasional
Jakarta, WISATA - Badan Pusat Statistik BPS kembali menjadi sorotan setelah merilis Berita Resmi Statistik pada 1 Oktober 2025. Di tengah tekanan ekonomi dunia yang belum sepenuhnya pulih, Indonesia justru menunjukkan ketangguhan luar biasa pada sektor pariwisata. Data resmi yang dirilis BPS menegaskan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara Wisman pada Agustus 2025 menembus angka 1,51 juta kunjungan.
Capaian tersebut menjadi bukti kuat bahwa pariwisata Indonesia terus bergerak naik. Jika dibandingkan dengan Agustus tahun sebelumnya, lonjakan pertumbuhan mencapai 12,33 persen secara tahunan. Angka dua digit ini bukan sekadar peningkatan biasa, melainkan sinyal bahwa Indonesia semakin menarik perhatian dunia.
Dari total 1,51 juta Wisman tersebut, BPS menguraikan bahwa pintu masuk utama seperti bandara dan pelabuhan besar menyumbang 1,33 juta kunjungan. Sementara pintu masuk perbatasan menyumbang 170.124 kunjungan. Artinya, aliran wisatawan asing kembali stabil dan terus pulih pasca pandemi.
Secara kumulatif, sejak Januari hingga Agustus 2025, tercatat 10,04 juta kunjungan Wisman yang berarti meningkat 10,38 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024. Indonesia jelas berada dalam fase akselerasi yang patut diapresiasi.
Malaysia Jadi Raja Wisman, Geser Australia
BPS juga mengungkap dinamika baru dalam daftar negara penyumbang Wisman terbesar. Malaysia kini tampil sebagai juara baru dengan kontribusi 15,39 persen dari total seluruh kunjungan. Posisi ini secara mengejutkan menyalip Australia yang turun ke urutan kedua dengan 10,3 persen, disusul Tiongkok 9,3 persen.
Namun demikian, terdapat satu catatan penting pada data BPS terkait kedatangan lewat Bandara Ngurahrai Bali. Kunjungan melalui pintu gerbang pariwisata utama Indonesia ini sedikit menurun secara bulanan. Penyebabnya adalah selesainya musim liburan sekolah musim dingin di Australia dan liburan nasional di Tiongkok. Meski begitu, wisatawan Australia tetap menjadi penopang dominan bagi Bali.
Kontradiksi Mengkhawatirkan: Wisman Meningkat, Hotel Bintang Justru Sepi
Di balik euforia melonjaknya kunjungan Wisman, terdapat data yang memunculkan pertanyaan besar bagi pelaku industri. Tingkat Penghunian Kamar TPK hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Agustus 2025 hanya mencapai 50,51 persen.