Teguh Anantawikrama Menangkan Lelang Batik Semarang di BIBC 2025 Bali
- Handoko/Istimewa
Wakil Ketua Umum Kadin Teguh Anantawikrama apresiasi BIBC 2025 Bali, menangkan lelang batik tulis UMKM Semarang, dan dorong acara digelar di daerah lain.
Bali, WISATA - Ajang Bali International Business Connect (BIBC) 2025 yang digelar di Lippo Mall Kuta Bali berlangsung meriah dengan kehadiran tokoh nasional dan internasional. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Teguh Anantawikrama, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Transformasi Digital.
Dalam kesempatan tersebut, Teguh menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan BIBC 2025 yang dinilai berhasil mempertemukan pelaku UMKM dengan buyer internasional. Menurutnya, acara ini tidak hanya penting bagi pengembangan bisnis, tetapi juga menjadi simbol nyata bahwa UMKM Indonesia siap bersaing di pasar global.
“Saya mengapresiasi pelaksanaan BIBC 2025. Kegiatan ini bisa menjadi jembatan UMKM Indonesia untuk naik kelas. Saya berharap acara seperti ini juga bisa digelar di daerah lain, sehingga semakin banyak UMKM yang mendapat kesempatan,” ujar Teguh.
Apresiasi untuk Penyelenggara
Teguh Anantawikrama juga memberikan penghargaan khusus kepada PT. DGN Nusa, selaku penyelenggara BIBC 2025. Ia menilai keberhasilan acara ini tidak lepas dari kerja keras panitia dalam menghadirkan konsep yang inklusif, profesional, dan memberi ruang luas bagi pelaku UMKM untuk tampil percaya diri.
Menurut Teguh, BIBC 2025 adalah contoh nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, asosiasi bisnis, dan pihak swasta dapat menghasilkan agenda internasional yang berdampak nyata bagi ekonomi nasional.
Menangkan Lelang Batik Tulis Semarang
Selain menghadiri pembukaan dan memberikan apresiasi, Teguh juga ikut serta dalam lelang produk unggulan yang menjadi salah satu acara paling dinantikan di BIBC 2025. Dalam sesi tersebut, ia berhasil memenangkan lelang batik tulis tangan karya UMKM Batik Semarang.
Batik tulis yang dimenangkan Teguh bukan hanya sekadar kain, tetapi karya seni yang sarat makna budaya dan kreativitas. Keberhasilannya memenangkan lelang ini sekaligus menunjukkan dukungan nyata Kadin terhadap pelaku UMKM di daerah.
“Batik tulis ini adalah warisan budaya bangsa. Saya bangga bisa membawanya pulang dan mendukung pengrajin lokal untuk terus berkarya,” ucap Teguh dengan penuh semangat.