Waspada! Ada Beberapa Penyakit yang sering Muncul Pasca Lebaran
- pixabay
Malang, WISATA – Selain identik dengan ketupat dan opor ayam, hidangan lebaran lainnya seperti sambal goreng ati, gulai kambing, rendang daging, dan masih banyak lagi, biasanya mengandung lemak dan kolesterol tinggi. Belum lagi kue-kue dan minuman manis beraneka rasa.
Karena berbagai jenis makanan tinggi gula, berlemak dan bersantan tersebut, jika kita tidak mengontrol makanan, biasanya muncul beberapa penyakit pasca lebaran. Berikut ini beberapa penyakit yang umumnya muncul pasca lebaran:
Opor ayam
- IG/racikanresepmama
Hidangan lebaran
- IG/silakitchen
- Flu dan Batuk: Minuman yang disajikan saat Lebaran biasanya cenderung manis dan dingin (ditambah es). Meskipun menyegarkan, minuman ini bisa menyebabkan flu dan batuk jika dikonsumsi secara berlebihan.
- Kadar Kolesterol dan Gula Darah Meningkat: Kondisi ini terjadi jika Anda mengonsumsi terlalu banyak makanan manis dan berlemak. Sebab, makanan tersebut bisa meningkatkan kadar kolesterol dan gula dalam darah, sehingga meningkatkan risiko terjadinya diabetes.
- Mag: Mag bisa terjadi akibat perubahan pola makan setelah berpuasa, serta mengonsumsi terlalu banyak makanan pedas saat Lebaran.
- Diare: Diare bisa terjadi akibat mengonsumsi makanan dan minuman yang terpapar bakteri.
- Hipertensi: Jika Anda memiliki riwayat penyakit darah tinggi (hipertensi), sebaiknya hindari makanan yang berlemak. Sebab jika semakin parah, hipertensi bisa membuat pengidapnya mengalami pusing, sakit kepala, mual, kelelahan, hingga penglihatan buram.
- Radang Tenggorokan: Radang tenggorokan bisa terjadi akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas.
- Asam Urat Naik: Beberapa keluarga memiliki tradisi menghidangkan hidangan olahan jeroan seperti ati, usus, paru, atau daging merah berlemak. Makanan tersebut tinggi purin dan bisa meningkatkan kadar asam urat apabila dikonsumsi berlebihan.
Untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut diatas, sebaiknya kita mengendalikan nafsu makan dan menjaga pola makan. Ini bisa dilakukan dengan kembali membuat pola makan atau rutinitas yang tepat agar kondisi kesehatan tetap optimal, makan lebih banyak sayur dan buah untuk menetralisir makanan berlemak yang kamu makan selama ini. Perbanyak minum lebih dari dua liter air per hari. Sementara pola tidur juga perlu diperhatikan untuk mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas. Dan tentu saja olahraga rutin dapat membantu tubuh kembali fit dan sehat.