Kisah Dokter Jamban Alumni Undip Bangun Sejuta Sanitasi Sehat
- UNDIP
Semarang, WISATA - Semarang tidak hanya terkenal dengan destinasi wisata Kota Lama yang menawan hati. Ibu kota Jawa Tengah ini juga menjadi tempat lahirnya berbagai inovasi sosial yang sangat berdampak nyata. Salah satu gebrakan luar biasa datang dari kampus Universitas Diponegoro atau yang akrab dikenal sebagai Undip.
Melalui salah satu alumni terbaiknya kampus ini berhasil menginspirasi gerakan hidup bersih secara nasional. Sosok inspiratif tersebut adalah Dr. dr. Budi Laksono, M.HSc. Beliau merupakan dokter lulusan Fakultas Kedokteran Undip angkatan tahun 1982 silam. Masyarakat luas kini lebih akrab menyapa dirinya dengan sebutan unik Dokter Jamban.
Dedikasi Belasan Tahun Melawan Stunting dan Penyakit
Panggilan jiwa untuk mengabdi membuat sang dokter fokus pada perbaikan kualitas sanitasi warga. Menurutnya akses toilet yang buruk menjadi pemicu utama tingginya angka stunting anak. Kotoran yang tidak terkelola dengan baik bisa menyebarkan cacing parasit berbahaya bernama Schistosoma.
Parasit ini merupakan penyebab utama munculnya penyakit kronis bernama skistosomiasis di masyarakat. Penyakit tersebut bisa memicu diare akut anemia berat hingga risiko kematian. Oleh karena itu kebersihan saluran pembuangan sama pentingnya dengan kebersihan makanan yang masuk ke dalam tubuh.
Inovasi Unik Jamban Amfibi Hingga Jamban Terbang
Bergerak sejak akhir tahun 1990-an sang dokter mulai merancang toilet murah. Beliau menciptakan teknologi sanitasi sederhana yang sangat mudah ditiru oleh warga miskin. Salah satu hasil karya fenomenalnya dinamakan sebagai Jamban Amfibi yang hemat penggunaan air bersih.
Tidak berhenti di sana beliau juga menciptakan inovasi bernama Jamban Terbang. Toilet khusus ini dirancang untuk kawasan pesisir yang sering terendam banjir rob. Bangunan toilet didirikan di atas tumpukan buis beton berbentuk lingkaran yang kokoh. Jika permukaan tanah turun ketinggian beton tinggal ditambah secara berkala.
Meraih Rekor MURI Bersama TNI Angkatan Darat
Gerakan sosial ini ternyata mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari berbagai pihak. Formula toilet murah ini diadopsi oleh TNI Angkatan Darat secara nasional. Kolaborasi ini melahirkan gerakan massal berskala besar bernama Gema Sang Juara.