Hidup Saat Ini: Pelajaran dari Marcus Aurelius untuk Menghadapi Kesulitan dengan Tenang

Marcus Aurelius
Sumber :
  • Cuplikan layar

Jakarta, WISATA — Dalam pusaran kehidupan yang penuh tekanan dan kekhawatiran, kata-kata bijak dari Marcus Aurelius—seorang filsuf Stoik dan Kaisar Romawi—menggemakan kebijaksanaan abadi: “Jangan gelisahkan dirimu dengan membayangkan keseluruhan hidupmu; jangan kumpulkan dalam pikiranmu berbagai masalah yang telah datang di masa lalu dan yang mungkin akan datang lagi di masa depan, tetapi tanyakan pada dirimu sendiri terhadap setiap kesulitan saat ini: ‘Apa dalam hal ini yang benar-benar tak tertahankan dan melampaui batas daya tahan?’”

img_title Universitas Diponegoro Luncurkan Aplikasi GENTAYU, Gerbang Digital Cerdas untuk Mahasiswa di Era Kampus Modern

Pesan ini terasa seperti pelampung yang dilemparkan ke tengah lautan kecemasan modern. Kita hidup di era ketika begitu banyak orang dilanda overthinking—terlalu banyak memikirkan masa depan, menyesali masa lalu, dan terjebak dalam kecemasan yang tidak ada habisnya. Marcus Aurelius memberi nasihat yang sangat sederhana namun kuat: fokuslah pada saat ini, pada kesulitan yang ada di depan mata, dan tanyakan pada diri sendiri—apakah ini sungguh tak tertahankan?

Mengapa Kita Sulit Fokus pada Saat Ini?

img_title Meditations Marcus Aurelius: Rahasia Pemimpin Dunia Menemukan Ketenangan dan Kebijaksanaan

Otak manusia memiliki kecenderungan alami untuk menganalisis pola, meramalkan masa depan, dan mengingat masa lalu. Ini adalah kemampuan yang pada dasarnya berguna, tetapi bisa berubah menjadi bumerang ketika kita tak mampu mengendalikan aliran pikiran itu.

Banyak orang merasa cemas akan masa depan—apakah akan sukses, apakah akan gagal, apakah akan diterima, dan sebagainya. Di sisi lain, ada pula yang dihantui trauma masa lalu—kesalahan, kegagalan, kehilangan. Semua itu menumpuk dan membuat kita merasa tertekan, meskipun pada kenyataannya saat ini mungkin kita hanya menghadapi satu tantangan kecil.

img_title 10 Buku Inspiratif yang Dibaca Para Pemimpin Dunia, Mana yang Jadi Favorit Anda?

Marcus Aurelius mengajak kita untuk menyadari ilusi ini. Hidup tidak pernah datang sekaligus. Hidup selalu datang dalam satuan: satu hari, satu jam, satu momen. Maka satu-satunya hal yang masuk akal adalah menghadapi hidup dengan kesadaran penuh terhadap saat ini.

Apa yang Sebenarnya Tak Tertahankan?

Pertanyaan yang diajukan Marcus sangat tajam: “Apa yang dalam hal ini benar-benar tak tertahankan?”

Dalam praktiknya, kita sering membayangkan suatu kesulitan sebagai jauh lebih berat daripada kenyataannya. Misalnya, kita stres menghadapi presentasi penting, lalu membayangkan kegagalan, malu di depan kolega, dampaknya terhadap karier, dan seterusnya. Padahal, bila ditinjau hanya pada saat itu—berdiri di depan ruangan, memaparkan ide—semuanya bisa ditangani dengan persiapan dan ketenangan.

Halaman Selanjutnya
img_title