Manfaat Bunga Clematis yang Mungkin Belum Anda Ketahui
- pixabay
Malang, WISATA – Bunga clematis adalah tanaman merambat dengan berbagai jenis dan warna, terkenal karena keindahan bunganya yang dapat digunakan untuk menghiasi taman atau pagar. Selain keindahannya, bagian daun dan bunga clematis juga memiliki manfaat herbal untuk mengatasi beberapa penyakit
Bunga clematis memiliki berbagai manfaat, terutama dalam pengobatan tradisional. Secara tradisional, clematis digunakan untuk mengobati kondisi seperti nyeri sendi (rematik), sakit kepala, asam urat, masalah tulang, gangguan kulit dan retensi cairan. Selain itu, clematis juga digunakan untuk penyembuhan luka, bisul dan lepuh.
Beberapa orang menggunakan Clematis langsung ke kulit untuk mengobati lecet, luka atau bisul pada kulit. Manfaat ini berasal dari adanya bahan kimia tertentu dalam bunga Clematis yang disinyalir mampu mengatasi iritasi kulit. Terutama pada saat menggunakan bunga Clematis yang dihancurkan.
Clematis memiliki sifat antiinflamasi, sitotoksik dan antimikroba yang membantu mengurangi peradangan. Kombinasi sifat-sifat tersebut mampu menghambat produksi zat sitokin proinflamasi dan enzim siklooksigenase (COX).
Enzim siklooksigenase adalah enzim yang berperan dalam pembentukan prostanoid (termasuk tromboksan) dan prostaglandin (termasuk prostasiklin). Ekstrak etanol dari bunga Clematis dapat mengambat COX-1, COX-2, dan senyawa 5-lipoksigenase. Dengan menghambat enzim COX, maka gejala peradangan dan nyeri tubuh akan berkurang secara perlahan.
Pada dasarnya, penggunaan daun atau bunga Clematis yang masih segar cenderung tidak aman. Pasalnya, hal ini dapat menyebabkan kolik, diare dan iritasi parah pada lambung, usus dan saluran kemih.
Clematis untuk suplemen herbal dapat tersedia dalam bentuk ekstrak, jus dan teh.
Dosis Clematis berbeda-beda pada setiap orang, tergantung dari usia dan kondisi kesehatan pasien. Namun, sampai saat ini belum ada bukti ilmiah yang cukup mengenai dosis Clematis yang aman dan tepat.
Penting diketahui bahwa tidak semua produk alami alias herbal tergolong aman. Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk yang tertera pada label kemasan. Sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker sebelum menggunakan Clematis sebagai obat herbal.