Robert Rosenkranz: “Emosi yang Tidak Terkendali Adalah Musuh Utama dalam Setiap Negosiasi Penting”
- Cuplikan layar
Rosenkranz banyak merujuk pada filsafat Stoikisme yang berakar dari pemikiran tokoh-tokoh seperti Marcus Aurelius, Seneca, dan Epictetus. Stoikisme mengajarkan pengendalian diri sebagai pilar utama dalam menghadapi segala bentuk tekanan, termasuk tekanan saat bernegosiasi.
Dalam konteks ini, ia mendorong para pemimpin dan profesional untuk:
1. Mengendalikan apa yang bisa dikendalikan: yaitu respons emosional dan sikap mental terhadap situasi.
2. Mempersiapkan diri dengan baik: karena persiapan yang matang mengurangi kecemasan.
3. Menjaga ketenangan bahkan dalam situasi genting: karena ketenangan adalah sumber kejernihan pikiran.
Stoikisme bukan ajaran untuk mematikan emosi, tetapi mengajarkan bagaimana menjadikan emosi sebagai alat, bukan penguasa.
Studi Kasus: Ketika Emosi Merusak Negosiasi