RESEP: Wingko Babat Rumahan, Kue Tradisional yang Legit dan Gurih
- IG/kursusbaking
Jakarta, WISATA – Wingko merupakan kue tradisional berbahan dasar kelapa parut dan tepung ketan yang dikenal dengan cita rasa manis, gurih, serta teksturnya yang kenyal. Meski populer sebagai oleh-oleh khas Semarang, wingko sebenarnya berasal dari Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Kudapan ini telah menjadi bagian dari tradisi kuliner masyarakat sejak akhir abad ke-19.
Keistimewaan wingko terletak pada perpaduan tepung ketan yang memberikan tekstur kenyal dengan kelapa parut yang menghadirkan aroma harum dan rasa gurih alami. Ketika dipanggang hingga kedua sisinya kecokelatan, kue ini menghasilkan lapisan luar yang sedikit kering dengan bagian dalam yang tetap lembut.
Tak perlu pergi ke toko oleh-oleh untuk menikmati wingko. Dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di dapur, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Resep berikut menghasilkan sekitar 25 buah wingko yang cocok disajikan sebagai camilan keluarga atau teman minum teh dan kopi.
Resep Wingko Babat Rumahan
Hasil resep: 25 buah
Bahan-bahan
- 300 gram tepung ketan putih
- 500 gram kelapa parut muda
- 100 gram mentega, lelehkan
- 5 sendok makan gula pasir
- Sedikit garam
- Sekitar 100 ml air atau santan encer, sesuaikan kebutuhan
Cara membuat
1. Campurkan bahan. Masukkan tepung ketan putih, kelapa parut, mentega cair, gula pasir, dan garam ke dalam wadah. Aduk hingga seluruh bahan tercampur rata.
2. Atur kelembapan adonan. Tambahkan air atau santan encer sedikit demi sedikit sambil diaduk. Hentikan penambahan cairan ketika adonan sudah lembap, menyatu, dan mudah dibentuk. Tidak perlu menghabiskan seluruh cairan jika adonan sudah cukup lembap.
3. Bentuk wingko. Ambil adonan masing-masing sekitar 40 gram, bulatkan, kemudian pipihkan. Ulangi hingga seluruh adonan habis.
4. Panggang hingga matang. Panaskan wajan antilengket atau Golden Wok Signora dengan api kecil hingga sedang. Panggang wingko sambil dibalik secara berkala agar kedua sisinya matang merata dan berwarna kecokelatan.
5. Sajikan. Angkat wingko setelah matang. Biarkan sejenak sebelum disajikan agar teksturnya lebih kokoh.
Tips: Gunakan kelapa yang segar dan jangan menambahkan cairan terlalu banyak agar wingko tidak lembek. Panggang dengan api kecil hingga sedang supaya bagian dalam matang tanpa membuat permukaannya cepat gosong.