RESEP: Cara Membuat Bikang Kuno ala Pendawi Malang

Kue Carabikang yang Merekah
Sumber :
  • tangkap layar you tube/resep erisa

Malang, WISATA – Bikang Kuno Pendawi di Malang bermula pada tahun 1980, ketika jajanan tradisional ini pertama kali diperkenalkan sebagai bagian dari usaha keluarga yang ingin melestarikan cita rasa kue bikang khas Jawa.

img_title Pesona Wisata Jerman Berkelas Bersama Penerbangan Mewah Terbaru

Nama “Pendawi” sendiri diyakini berasal dari nama pemilik atau keluarga pendiri, meski tidak banyak informasi publik yang mengungkap detail personal mereka. Sejak awal, Bikang Pendawi dikenal karena mempertahankan resep asli tanpa bahan pengawet, dan selalu dimasak dadakan di tempat agar tetap hangat dan segar saat disajikan.

Para penggemar kue bikang Pendawi Malang, yang sedang merantau atau tidak tinggal lagi di kota Malang, bisa lho mencoba membuat sendiri kue tersebut. Meskipun rasanya tidak autentik sama, namun Anda bisa mencoba membuat sendiri dengan resep ala Bikang Kuno Pendawi. Berikut resep dan cara membuatnya:

img_title Pesona Mewah Boeing 777-300ER American Airlines untuk Perjalanan Impian

Bahan-bahan:

  • 1 kg tepung beras (lebih baik yang baru digiling)
  • 300 gr tepung terigu
  • 50 gr tepung kanji
  • 550 gr gula pasir
  • 1 liter santan
  • ½ sdt garam
  • Daun pandan (untuk merebus santan)
  • Pewarna makanan hijau dan merah muda (atau buat warna hijau dari daun pandan)
img_title Keajaiban Pulau Terapung di Danau Williston Kanada yang Misterius

Cara Membuat:

  1. Rebus santan bersama daun pandan hingga mendidih. Matikan api dan diamkan selama 5 menit.
  2. Campur tepung beras, terigu, kanji, gula, dan garam dalam wadah besar. Aduk rata.
  3. Tuang santan sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diaduk hingga adonan licin dan tidak bergerindil.
  4. Panaskan cetakan bikang. Ambil sebagian adonan dan beri pewarna hijau dan pink.
  5. Tuang adonan putih ke cetakan, lalu tambahkan adonan berwarna di atasnya.
  6. Panggang hingga permukaan bikang matang, lalu cungkil dan rekahkan agar bentuknya mekar dan cantik.
  7. Sajikan hangat atau dingin, tetap nikmat dan menggoda.

Bikang Pendawi dikenal karena tidak menggunakan bahan pengawet atau pewarna buatan, dan tetap mempertahankan cita rasa autentik.

Yuk markicob, Mari Kita Coba!

 

Sumber: maminela.com, cookpad.com