Cara Menyelamatkan Bunga Mawar dan Membuatnya Berbunga Kembali
- the spruce
3. Pupuk Untuk Mengisi Kembali Nutrisi
Klorosis merupakan tanda bahwa mawar mungkin tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Pertumbuhannya pun mungkin tidak optimal dan tidak membentuk tunas. Mawar yang kekurangan nutrisi rentan terhadap hama dan penyakit. Gunakan pupuk berimbang yang diformulasikan khusus untuk mawar. Berikan pupuk setiap empat hingga enam minggu dari awal musim semi hingga akhir musim panas, dan hentikan pemupukan di musim gugur agar tanaman tidak menghasilkan tunas baru yang dapat rusak akibat cuaca musim dingin.
Kutu daun, tungau laba-laba dan siput mawar adalah hama mawar umum yang dapat menyebabkan kelemahan, kerusakan atau bahkan kematian. Mengetahui hama yang Anda hadapi dapat membantu Anda mengatasi masalah tersebut. Kutu daun membentuk kelompok pada kuncup bunga dan tunas baru, sementara tungau laba-laba membuat jaring di antara daun dan batang. Kedua hama ini memakan daun mawar, menghisap getahnya atau mengunyah daun, yang melemahkan tanaman. Tungau laba-laba menyebabkan daun menguning atau berbintik-bintik. Siput mawar memakan bagian daun yang lunak, hanya menyisakan kerangka urat daun. Semprot semak mawar dengan aliran air yang deras dari selang taman untuk mengusir hama. Gunakan minyak nimba atau sabun insektisida jika hama merupakan masalah yang berulang.
Meskipun virus seperti rosette mawar dan mosaik mawar tidak dapat diobati, penyakit jamur seperti embun tepung, bercak hitam dan karat dapat diobati. Mengetahui cara mencegah penyakit, tanda-tandanya dan pengobatannya dapat membantu mawar mencapai kesehatan yang lebih baik.
6. Bintik Hitam
Cuaca hangat dan basah yang berkepanjangan dapat menyebabkan bercak hitam, yang tampak seperti bintik-bintik hitam yang dikelilingi warna kuning. Jamur ini menyebabkan daun rontok, bercak-bercak ungu dan berkurangnya produksi bunga. Buang daun dan batang yang terinfeksi dari tanaman saat muncul untuk mencegah penyebaran penyakit dan semprotkan fungisida jika perlu. Bersihkan tanah dari daun terinfeksi yang gugur, serta mulsa di sekitarnya. Siram mawar di pangkalnya, bukan di atas kepala, agar daun cepat kering dan pastikan sirkulasi udara antar tanaman baik dengan memberi jarak yang cukup saat penanaman.