Perangkat Murah Jadi Bom Waktu Digital: Malware BadBox 2.0 Serang Jutaan Android dari Dalam Pabrik

Malware BadBox 2.0 Serang Jutaan Android dari Dalam Pabrik
Sumber :
  • Cuplikan Layar Youtube Tvone

Malware BadBox 2.0 menyerang jutaan perangkat Android sejak pabrik. FBI dan Google ungkap skema licik yang memanfaatkan perangkat murah.

img_title Pantai Caruban, Surga Tenang di Pesisir Lasem yang Dijuluki Tiongkok Kecilnya Jawa

Jakarta, WISATA - Membeli perangkat elektronik murah memang menggiurkan, tetapi apa jadinya jika barang tersebut ternyata membawa “bom waktu” digital? Itulah yang kini dihadapi jutaan pengguna Android di seluruh dunia setelah terungkapnya Malware BadBox 2.0, ancaman siber yang menyusup sejak perangkat masih di jalur produksi.

Pada Jumat, 8 Agustus 2025, FBI mengeluarkan peringatan global setelah mengidentifikasi lebih dari 10 juta perangkat terinfeksi. Ancaman ini berbeda dari serangan siber biasa. Ia tidak menunggu pengguna mengklik tautan atau mengunduh aplikasi mencurigakan, melainkan sudah ada sejak perangkat keluar dari pabrik.

img_title Nasi Ayam Pontianak, Sepiring Nasi Hainan yang Namanya Berasal dari Ayam Wenchang Tiongkok

Target Utama: Perangkat Murah dan Tak Bersertifikat

Investigasi menunjukkan, sebagian besar korban adalah perangkat Internet of Things (IoT) murah tanpa sertifikasi resmi Google. Banyak di antaranya diproduksi di Tiongkok dan dipasarkan di seluruh dunia.

img_title Bahaya Mengunggah Tiket Penerbangan di Media Sosial Saat Liburan Impian

Jenis perangkat yang paling banyak terinfeksi antara lain:

  • Smart TV dan TV box
  • Tablet
  • Proyektor digital
  • Bingkai foto pintar
  • Sistem hiburan mobil

Yang membuatnya mematikan, malware ini tertanam di firmware. Artinya, meskipun pengguna melakukan factory reset atau menginstal ulang firmware, infeksi tetap ada.

Dari Ruang Keluarga ke Jaringan Kriminal Global

Begitu perangkat aktif, BadBox 2.0 mengubahnya menjadi simpul proxy perumahan yang menyamarkan identitas para peretas. Dengan teknik ini, pelaku kejahatan dapat melakukan penipuan iklan, mencuri data pribadi, hingga melancarkan serangan DDoS, sementara alamat IP yang terlihat adalah milik korban yang tidak tahu-menahu.

Jaringan botnet ini bekerja secara diam-diam, membuat aktivitas ilegal tampak seperti lalu lintas internet biasa. Hal ini menjadikannya sulit dideteksi bahkan oleh sistem keamanan tingkat lanjut.

BadBox 2.0: Evolusi Lebih Licik

Menurut laporan dari Lat61 Point Wild dan Human Security, BadBox 2.0 adalah versi yang lebih canggih dari serangan serupa pada 2024. Kali ini, selain pra-instalasi di pabrik, ia juga menyebar lewat pembaruan sistem palsu dan aplikasi dari toko pihak ketiga.

Beberapa variannya bahkan secara sengaja menonaktifkan Google Play Protect agar bisa bertahan tanpa terdeteksi.

Halaman Selanjutnya
img_title