Nasi Ayam Pontianak, Sepiring Nasi Hainan yang Namanya Berasal dari Ayam Wenchang Tiongkok

Nasi Ayam Pontianak
Sumber :
  • Indonesiatravel

Pontianak, WISATA - Sobat Wisata Viva, makanan khas Pontianak yang termasuk makanan berat dan mengenyangkan lainnya ada nasi ayam. Berbeda dengan nasi ayam yang mungkin sering Anda temui, hidangan ini hadir dengan nasi putih atau nasi hainan yang disajikan bersama ayam panggang bumbu merah atau chasiu. Pilihan lainnya ada juga ayam rebus, maupun varian nonhalal seperti babi panggang merah serta babi panggang crispy atau siobak. Sebagai pelengkap, hidangan yang disebut nasi campur ini biasanya juga diberi kuah kaldu, acar, dan saus.

img_title Sotong Pangkong Pontianak, Kuliner Ramadan yang Namanya Berasal dari Proses Dipukul Palu

Makna Nama dari Ayam Wenchang, Pulau Hainan

Sobat Wisata Viva mungkin penasaran dari mana asal nama "nasi hainan" yang melekat pada hidangan ini. Dalam bahasa Mandarin, hidangan ini dikenal dengan sebutan Wenchang ji atau ayam Wenchang, merujuk pada Kota Wenchang di Pulau Hainan, Tiongkok, tempat asal jenis ayam kampung yang secara tradisional digunakan untuk membuat hidangan ini. Ayam Wenchang dikenal memiliki tekstur daging yang gempal dan lemak yang pas, sehingga ketika direbus dalam kaldu, menghasilkan nasi yang gurih dan wangi karena dimasak menggunakan kaldu ayam yang sama. Nama besar "Hainan" pada hidangan ini pun akhirnya melekat sebagai penghormatan terhadap daerah asal resepnya.

img_title Mie Tiaw Pontianak, Sebutan Lokal untuk Kwetiau yang Ternyata Berakar dari Bahasa Hokkian

Perjalanan Panjang ke Tanah Nanyang

Menariknya, nasi ayam Hainan tidak lahir dan menetap begitu saja di Tiongkok. Hidangan ini dibawa oleh para perantau Tionghoa suku Hainan yang bermigrasi secara besar-besaran ke kawasan Nanyang, sebutan lama untuk Asia Tenggara, sejak abad ke-19. Gelombang migrasi inilah yang kemudian memperkenalkan resep asli Hainan ke berbagai negeri singgahan, termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, hingga Indonesia, termasuk ke Pontianak. Setiap daerah kemudian mengadaptasi resep ini sesuai selera dan bahan lokal yang tersedia, sehingga lahirlah berbagai variasi nasi ayam Hainan dengan ciri khasnya masing-masing, termasuk versi Pontianak yang kini kita kenal.

img_title Kwe Cap Pontianak, Kuliner Suku Tio Chew yang Legendanya Terpusat di Jalan Veteran

Dua Wajah dalam Satu Nama: Versi Halal dan Nonhalal

Sobat Wisata Viva, salah satu keunikan nasi ayam khas Pontianak adalah hadirnya dua versi berbeda dalam satu payung nama yang sama. Bagi Sobat Wisata Viva yang mengonsumsi makanan halal, pilihan ayam panggang bumbu merah chasiu atau ayam rebus polos menjadi opsi yang tepat, lengkap dengan nasi putih maupun nasi hainan yang gurih. Sementara itu, bagi kalangan tertentu yang mengonsumsi hidangan nonhalal, tersedia pula varian babi panggang merah dan babi panggang crispy siobak sebagai pengganti ayam. Keberagaman pilihan ini mencerminkan akulturasi budaya Tionghoa yang telah lama berbaur dengan keragaman masyarakat Pontianak.

Halaman Selanjutnya
img_title