Mengintip Keunikan Museum Ubur-ubur di Pompano Beach Florida

Museum Ubur-ubur Pompano Beach, Florida
Sumber :
  • sun-sentinel.com

Wisata – Jelajahi keajaiban laut di Museum Ubur-ubur Pompano Beach Florida. Nikmati pesona biota laut tanpa otak yang sudah hidup sejak ratusan juta tahun lalu ini.

img_title Museum Anatomi FKUB Malang Canangkan Pusat Keunggulan, Intip Cara Belajar Tubuh Manusia Lewat VR dan AR

Florida tidak pernah kehabisan cara untuk memanjakan para pelancong. Jika biasanya kamu disuguhkan hamparan pasir putih dan sinar matahari yang hangat, kini ada destinasi baru yang menawarkan pengalaman liburan berbeda. Berlokasi di Pompano Beach, sebuah museum ubur-ubur baru saja dibuka khusus untuk mendedikasikan ruangnya bagi makhluk purba laut yang memukau. Di sinilah kamu bisa bersantai mengamati keindahan tarian satwa air ini tanpa harus takut tersengat.

Kisah Pelarian yang Membawa Berkah

img_title Mengarungi Warisan Dunia Bersama Travel Operator Mewah Black Tomato

Tempat wisata ini didirikan pada musim semi oleh pasangan Alex dan Yana Yanovsky. Sebelumnya, mereka memiliki pengalaman mengelola akuarium dan atraksi serupa di Ukraina. Namun, kecamuk perang memaksa mereka melarikan diri untuk mencari tempat yang lebih aman. Ketika tiba di Florida, hasrat mereka untuk berbagi kecintaan terhadap hewan laut ini ternyata tidak pernah padam.

Mereka menyadari betapa para pengunjung akuarium selalu memberikan perhatian khusus pada tangki jellyfish. Dari situlah pasangan ini bertekad untuk menghadirkan wisata museum ubur-ubur ke wilayah Florida Selatan, sebuah kawasan yang memang memiliki kedekatan historis kuat dengan lautan lepas.

img_title Menjelajah Jejak Satwa Purba di Museum Nasional Sejarah Alam Amerika Serikat

Menyelami Kehidupan Invertebrata Purba

Menempati area seluas hampir sepuluh ribu kaki persegi, lebih dari separuhnya didedikasikan penuh sebagai ruang pameran. Tempat yang diklaim sebagai satu-satunya di Amerika Serikat ini menampung hingga 25 spesies invertebrata unik, baik yang berasal dari perairan dingin maupun hangat. Pengunjung juga akan dimanjakan dengan proyeksi 3D yang imersif serta kehadiran mini laboratory interaktif.

Makhluk transparan ini sejatinya sangat tangguh. Meski tidak memiliki otak, mereka bertahan hidup mengandalkan simple nerve net atau jaring saraf sederhana yang memungkinkan mereka merespons lingkungan sekitar dengan akurat. Melansir laporan publikasi dari The Associated Press dan diperkuat oleh data maritim Smithsonian Ocean, hewan ini terbuat dari 95 persen air serta lima persen kolagen, dan populasi mereka dapat ditemukan di seluruh lautan dunia mulai dari perairan dangkal hingga laut dalam yang gelap.

Halaman Selanjutnya
img_title