Bromo Marathon 2026, Edisi ke-13 Lari Menaklukkan Gunung Berapi dengan Pemandangan Sejuta Umat
- Indonesia.travel
Malang, WISATA - Sobat Wisata Viva, kalau selama ini lari pagi hanya dilakukan mengelilingi kompleks perumahan, saatnya naikkan level tantangan dengan ikut berlari di kaki gunung berapi aktif yang pemandangannya bikin nagas. Bromo Marathon 2026 kembali digelar dengan energi baru, membawa serta dukungan resmi dari International Trail Running Association atau ITRA. Ajang lari pegunungan yang sangat dinantikan para pelari trail Tanah Air maupun mancanegara ini akan berlangsung di kawasan Plataran Bromo pada 6 September 2026, dengan tiga kategori jarak yang menawarkan tantangan elevasi, udara sejuk pegunungan, serta panorama Bromo yang begitu ikonik sepanjang lintasan.
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Perayaan Tiga Belas Tahun
Menariknya, Bromo Marathon 2026 bukanlah edisi perdana, melainkan telah memasuki penyelenggaraan ke-13 sejak pertama kali digelar. Predikat sebagai International Bromo Marathon menegaskan bahwa ajang ini sudah lama menjadi magnet bagi pelari dari berbagai negara, bukan hanya komunitas lokal. Tak heran, tema besar yang diusung tahun ini terdengar begitu menantang, "Conquer the Volcano" atau menaklukkan sang gunung berapi, sebuah ajakan langsung bagi para pelari untuk membuktikan ketahanan fisik dan mental di tengah lanskap vulkanik yang menantang sekaligus memesona.
Tiga Kategori untuk Berbagai Level Ketahanan
Bagi Sobat Wisata Viva yang tertarik ikut serta, tersedia tiga kategori jarak lomba utama, yaitu 10 kilometer bagi pelari yang ingin merasakan sensasi lari gunung tanpa jarak terlalu ekstrem, 21 kilometer atau setara half marathon bagi yang sudah lebih terlatih, hingga 42 kilometer atau full marathon penuh bagi pelari berpengalaman yang siap menaklukkan medan pasir vulkanik dan jalur berbatu di kawasan Bromo. Ketiga kategori ini resmi berstatus sebagai lomba ber-UTMB Index dan tersertifikasi ITRA, artinya setiap pelari yang menuntaskan lomba berhak mendapatkan poin peringkat internasional yang bisa menjadi modal berharga untuk melaju ke ajang lari lintas alam kelas dunia lainnya.
Persiapan Wajib Sebelum Menaklukkan Trek Vulkanik
Berbeda dari lari jalanan biasa, medan Bromo Marathon terdiri dari campuran pasir vulkanik, jalur berbatu, hingga jalan beraspal, sehingga penggunaan sepatu lari khusus trail sangat disarankan demi menjaga cengkeraman dan keselamatan peserta. Untuk kategori 21K dan 42K, peserta bahkan diwajibkan membawa perlengkapan standar seperti sepatu lari trail, tas atau botol hidrasi berkapasitas minimal 1 liter, jaket hujan, selimut darurat, peluit, serta lampu kepala khusus kategori 42K. Seluruh perlengkapan wajib ini akan diperiksa langsung saat pengambilan nomor dada atau BIB, bahkan bisa diperiksa ulang secara acak selama lomba berlangsung, dan kelalaian membawa perlengkapan wajib berisiko membuat peserta didiskualifikasi.