Museum Ranggawarsita, Menyimpan 60 Ribu Jejak Sejarah dan Budaya Jawa Tengah dalam Satu Atap
- Indonesia.travel
Semarang, WISATA - Sobat Wisata Viva, kalau Anda sedang berkunjung ke Semarang dan ingin memahami perjalanan panjang sejarah serta kebudayaan Jawa Tengah dalam satu tempat, Museum Jawa Tengah Ranggawarsita adalah jawabannya. Museum ini dikenal luas sebagai salah satu museum terbesar dan terlengkap di provinsi tersebut, menyimpan ragam artefak budaya, sejarah, alam, hingga ilmu pengetahuan yang terdaftar resmi dalam sistem Pendaftaran Museum nasional dengan Nomor Pendaftaran Nasional Museum (NPNM) 33.74.U.03.0033, menegaskan posisinya sebagai lembaga permuseuman yang diakui dalam jaringan Museum Indonesia.
Jejak Sejarah dan Asal Nama Sang Pujangga
Perjalanan Museum Ranggawarsita dimulai sejak tahun 1975, ketika proyek rehabilitasi dan pengembangan permuseuman di Jawa Tengah mulai dirintis. Menurut catatan Wikipedia bahasa Indonesia, pembangunan fisik gedung baru dimulai secara bertahap pada 1977, dengan rancangan arsitektur dari Ir. Totok Rusmanto, arsitek lulusan Universitas Diponegoro. Museum ini kemudian dibuka pertama kali untuk umum pada 2 April 1983 oleh Gubernur Jawa Tengah kala itu, Soepardjo Rustam, sebelum akhirnya diresmikan secara lebih formal sebagai Unit Pelaksana Teknis pada 5 Juli 1989 oleh Prof. Fuad Hasan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia saat itu.
Nama "Ranggawarsita" sendiri diambil dari sosok Raden Ngabehi Ranggawarsita, pujangga terakhir Keraton Surakarta Hadiningrat yang dikenal luas lewat karya-karya sastranya yang sarat pesan moral dan pendidikan tinggi, salah satunya Serat Kalatidha yang membahas kegelisahan menghadapi zaman penuh ketidakpastian. Menariknya, nama resmi museum ini sempat berubah pada 2002, dari sebelumnya Museum Negeri Provinsi Jawa Tengah Ranggawarsita menjadi Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, sejalan dengan Peraturan Daerah Nomor 01/2002 yang bertujuan memperluas perannya dalam menyerap kegiatan budaya masyarakat Semarang dan sekitarnya.
Status Museum Umum Tipe A yang Diakui Secara Nasional
Sebagai museum umum, Museum Ranggawarsita menyajikan koleksi yang luas dan multidisipliner, tidak berfokus pada satu tema tertentu saja. Statusnya sebagai museum tipe A menggambarkan kapasitas dan kelengkapan yang dimilikinya, baik dari segi koleksi, fasilitas, maupun layanan publik, termasuk pameran permanen dan program edukasi budaya yang rutin diselenggarakan. Pengelolaan museum ini berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, yang mengurusi perawatan koleksi, penyusunan program pameran, hingga pengembangan fasilitas agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum, pelajar, peneliti, maupun wisatawan budaya.