Gaun Horrockses: Jejak Pakaian Vintage Bersejarah di Inggris
- Another Magazine
London, WISATA – Pameran gaun Horrockses di Museum The Harris memperlihatkan keanggunan mode vintage Inggris dari busana kerajaan hingga pakaian siap pakai impian!
Menelusuri sudut-sudut kota bersejarah di Inggris selalu menyajikan kejutan manis bagi para pecinta travelling dan budaya. Kali ini, perhatian dunia mode dan pariwisata tertuju pada Preston, sebuah kota menawan di wilayah utara Inggris yang menyimpan riwayat legendaris busana vintage. Bagi kamu penikmat jalan-jalan yang menyukai atmosfer nostalgia, nama Horrockses Fashions tentu bukan sekadar label pakaian biasa. Pada era 1940-an hingga 1950-an, gaun-gaun buatan merek ini sukses menyulap penampilan wanita di seluruh pelosok Inggris menjadi begitu anggun, ceria, dan penuh warna.
Daya tarik utama Horrockses terletak pada kemampuannya memadukan keindahan desain kelas atas dengan tingkat keterjangkauan yang masuk akal. Istimewanya lagi, gaun Horrockses tidak hanya memikat hati rakyat biasa yang menabung demi gaun pesta impian, tetapi juga mencuri perhatian Mendiang Ratu Elizabeth II. Pada pertengahan September mendatang, Museum The Harris di Preston siap menggelar pameran besar bertajuk 'Everyday Glamour: Horrockses Fashions from Royalty to Ready to Wear'. Acara ini digadang-gadang bakal menjadi salah satu destinasi wisata budaya paling memikat di Inggris tahun ini.
Perburuan Busana Langka Bermotif Peta Britania
Sebelum pameran akbar tersebut resmi dibuka untuk umum, ada sebuah kisah unik dan menggelitik di balik layar museum. Pihak kurator Museum The Harris tengah gencar melakukan perburuan harta karun fesyen: sebuah housecoat atau baju rumah santai berbahan katun yang dihiasi cetakan pola peta Kepulauan Britania. Busana unik ini merupakan bagian dari koleksi perdana Horrockses saat menggelar fashion show pertamanya pada 3 April 1946.
Hingga saat ini, para ahli tekstil hanya mencatat dua potong busana berhias pola peta tersebut yang berhasil ditemukan. Satu dalam varian warna burgundy yang tersimpan rapi di Imperial War Museum London, dan satu lagi versi warna biru yang berada dalam koleksi pribadi. Scott Schiavone, kurator seni dekoratif di Museum The Harris, menyebut gaun bermotif peta ini sebagai salah satu busana paling misterius dan paling diburu dalam sejarah tekstil Inggris. Museum berkeinginan besar menemukan potongan busana legendaris ini agar publik dapat menyaksikan keindahannya secara langsung di Preston.