Benteng Kalimo'ok Sumenep: Jejak Pertahanan VOC yang Menjadi Wisata Sejarah di Madura
- IG/cagarbudaya_sejarahjatim
Sumenep, WISATA – Benteng Kalimo'ok merupakan salah satu peninggalan sejarah paling penting di Pulau Madura. Berlokasi di Desa Kalimo'ok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, benteng ini menjadi saksi bisu kejayaan perdagangan garam sekaligus strategi pertahanan kolonial Belanda pada abad ke-18. Hingga kini, Benteng Kalimo'ok masih berdiri kokoh meski sebagian bangunannya telah mengalami kerusakan akibat usia dan kurangnya perawatan.
Benteng ini dibangun oleh VOC sekitar tahun 1785 sebagai benteng pertahanan kedua di wilayah Kalianget. Sebelumnya, VOC telah mendirikan benteng lain di kawasan Kalianget Barat. Namun lokasi tersebut dianggap kurang strategis sehingga akhirnya dialihfungsikan menjadi gudang perdagangan yang dikenal masyarakat sebagai Loji Kanthang. Setelah itu, VOC memilih kawasan Kalimo'ok karena letaknya lebih ideal untuk mengawasi aktivitas pelayaran sekaligus melindungi pusat produksi garam yang menjadi komoditas bernilai tinggi pada masa itu.
Benteng Kalimo
- IG/cagarbudaya_sejarahjatim
Secara arsitektur, Benteng Kalimo'ok memiliki bentuk persegi panjang dengan empat bastion di setiap sudutnya yang dahulu digunakan sebagai tempat pengintaian sekaligus penempatan meriam. Tembok benteng memiliki tinggi sekitar tiga meter, sedangkan gerbang utamanya masih mempertahankan bentuk asli bergaya kolonial Belanda. Kompleks benteng berdiri di atas lahan sekitar 12.765 meter persegi, sementara luas bangunan utamanya mencapai sekitar 1.500 meter persegi. Meski bagian dalam benteng kini didominasi reruntuhan, kemegahan konstruksinya masih dapat dirasakan oleh para pengunjung.
Keberadaan Benteng Kalimo'ok tidak dapat dipisahkan dari sejarah Kota Tua Kalianget. Pada masa kolonial, Kalianget berkembang menjadi pusat pelabuhan utama di Madura Timur sekaligus sentra industri garam terbesar. Kapal-kapal dagang dari berbagai wilayah Nusantara hingga mancanegara singgah di pelabuhan ini untuk mengangkut garam produksi Sumenep. Karena nilai ekonominya yang sangat besar, VOC membangun sistem pertahanan lengkap guna mengamankan aktivitas perdagangan tersebut.
Kini Benteng Kalimo'ok menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik bagi pecinta budaya dan arsitektur kolonial. Lokasinya hanya sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Sumenep atau sekitar 4 kilometer dari Pelabuhan Kalianget sehingga mudah dijangkau wisatawan. Pengunjung dapat menikmati suasana bangunan berusia lebih dari dua abad, mengamati detail gerbang benteng, hingga mempelajari sejarah kolonial yang pernah membentuk perkembangan kawasan pesisir Madura.