Menyingkap Kemegahan Festival Pesona Tanjung Lesung 2026: Pesta Maritim, Kuliner Angeun Lada, dan Misi Pelestarian Alam
- Indonesiatravel
Pandeglang, WISATA - Bagi Sobat Wisata Viva yang mendambakan perpaduan antara pesona laut selatan yang memesona, kelezatan kuliner warisan leluhur, serta semarak pesta budaya pesisir, Kabupaten Pandeglang di Provinsi Banten siap menjadi panggung utama petualangan Anda. Pada tanggal 4 hingga 6 September 2026 mendatang, Tanjung Lesung kembali menggelar perhelatan budaya tahunan bergengsi bertajuk Festival Pesona Tanjung Lesung 2026. Mengusung konsep baru yang jauh lebih segar dan inklusif, festival tiga hari berturut-turut ini siap memanjakan para pejalan dengan atmosfer maritim yang autentik sekaligus mengedukasi tentang pentingnya pelestarian ekosistem alam pesisir.
Kabar paling menggembirakan bagi para wisatawan adalah festival berskala besar ini diselenggarakan secara terbuka tanpa dipungut biaya tiket masuk alias gratis. Perpaduan antara keindahan pantai berpasir putih, bentangan laut biru yang jernih, dan deretan atraksi budaya menjadikan Tanjung Lesung sebagai destinasi unggulan wisata bahari di Banten yang tak boleh dilewatkan.
Kemegahan Sail Tanjung Lesung dan Ngariung Angeun Lada Massal
Rangkaian acara diawali dengan pertunjukan maritim spektakuler bertajuk Sail Tanjung Lesung. Ajang parade kapal layar dan perahu hias tradisional ini meluncur gagah membelah ombak Selat Sunda, menampilkan keagungan jejak sejarah kejayaan maritim Banten di masa silam. Pengunjung dapat menyaksikan pemandangan ratusan layar berwarna-warni yang terkembang indah di laut lepas, menghadirkan latar belakang foto yang sangat instagrammable dan bernilai estetika tinggi.
Tak hanya memanjakan mata, Festival Pesona Tanjung Lesung 2026 juga memanjakan lidah para pencinta kuliner melalui agenda Ngariung Angeun Lada. Tradisi santap bersama masakan khas Pandeglang ini disajikan secara massal bagi seluruh pengunjung yang hadir. Angeun lada, yaitu hidangan sup daging berkuah merah dengan cita rasa pedas gurih yang kaya akan rempah daun walang, menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan masyarakat Banten dalam menyambut para tamu yang datang bertandang.
Pesta Rakyat Kolecer dan Inisiatif Aksi Lingkungan Eco-Festival
Kegembiraan festival semakin hidup melalui perhelatan Pesta Rakyat yang menampilkan kekayaan seni pertunjukan tradisional. Udara pesisir Tanjung Lesung akan diramaikan oleh alunan musik tradisional Banten, pertunjukan sendratari kolosal yang mengisahkan legenda lokal, serta permainan tradisional kolecer atau baling-baling bambu raksasa yang berputar nyaring ditiup angin laut. Atraksi permainan rakyat ini tak hanya menghibur, tetapi juga memanggil kembali kenangan masa kecil yang penuh nostalgia bagi para pengunjung.