Rahasia Dapur Oven Tanah Kuno Pekunden: Menyingkap Kelezatan Nopia Legendaris di Jantung Kabupaten Banyumas
- jasirah.id
Banyumas, WISATA - Bagi Sobat Wisata Viva yang sedang merencanakan liburan santai di kawasan Jawa Tengah, nama Kabupaten Banyumas mungkin identik dengan keasrian lanskap alam Baturraden di kaki Gunung Slamet. Namun, jika Anda bergeser sedikit ke arah selatan, tepatnya di Kecamatan Banyumas, terdapat sebuah desa wisata yang menyuguhkan sensasi petualangan rasa dan budaya yang sangat unik. Tempat ini bernama Desa Wisata Pekunden, sebuah kawasan pemukiman yang berhasil menyulap tradisi pembuatan kudapan jadul menjadi destinasi wisata edukatif kelas dunia. Begitu melangkah masuk ke area pedesaan ini, aroma harum adonan tepung panggang yang gurih akan langsung menyambut indra penciuman Anda, mengajak siapa saja untuk menelusuri rahasia kelezatannya dari dekat.
Daya tarik utama yang menjadi magnet bagi para pelancong di desa ini adalah keberadaan Kampung Nopia Mino. Kawasan RT 03/04 Pekunden Lor ini dikenal luas sebagai jantung produksi utama kuliner kudapan legendaris khas Banyumas, yaitu nopia dan mino yang merupakan singkatan dari nopia mini. Berbeda dengan pabrik makanan modern yang serba otomatis, para perajin di Kampung Nopia tetap setia mempertahankan warisan cara memasak kuno yang diturunkan secara turun-temurun oleh leluhur mereka, menciptakan pengalaman perjalanan yang sarat akan nilai historis.
Teknik Pemanggangan Unik Menggunakan Gentong Tanah Kuno
Hal paling ajaib yang membuat para wisatawan kagum saat berkunjung ke Kampung Nopia Mino adalah proses pemanggangannya yang terbilang sangat ekstrem dan tidak biasa. Adonan nopia yang terbuat dari campuran tepung terigu dan Isian gula merah aren asli tidak dimasak menggunakan oven listrik modern. Para perajin lokal justru memanfaatkan gentong tanah liat berukuran besar yang ditanam di dalam tanah dan dipanaskan menggunakan kayu bakar. Adonan kue yang sudah dibentuk bulat kemudian ditempelkan satu per satu secara manual menggunakan tangan ke dinding bagian dalam gentong yang membara panas.
Teknik memasak tradisional (traditional baking method) yang unik ini menghasilkan tekstur renyah di luar namun sangat lembut dan lumer di dalam saat digigit. Tidak hanya sekadar membeli oleh-oleh bungkus kemasan, para pelancong yang datang berkunjung dapat mengikuti paket wisata edukasi (educational tour). Anda dipersilakan untuk mencoba langsung pengalaman menempelkan adonan ke dalam dinding oven gentong tanah, serta mencicipi kelezatan kue nopia yang baru saja diangkat dari perapian dalam kondisi hangat. Sensasi manis legit khas gula jawa yang berpadu dengan aroma sangrai kayu bakar dipastikan akan memanjakan lidah Sobat Wisata Viva.