Mengulik Keseruan Edukasi Kreatif Kampung Wisata Rejowinangun: Pesona Tradisi Wiwitan dan Kampung Jamu di Kotagede

Kampung Wisata Rejowinangun
Sumber :
  • visitingjogja.jogjaprov.go.id

Yogyakarta, WISATA - Yogyakarta selalu punya seribu satu cara untuk memanjakan para pelancong setianya. Kota seni ini tidak pernah kehabisan inovasi dalam mengemas potensi pemukiman warganya menjadi destinasi liburan yang sarat edukasi. Bagi Sobat Wisata Viva yang sedang merencanakan liburan ke Kota Pelajar dan bosan dengan destinasi yang itu-itu saja, cobalah untuk melipir sejenak ke arah timur kota. Di sana, terdapat sebuah kawasan pemukiman kreatif ramah lingkungan yang mengusung konsep wisata terpadu yang sangat memikat hati bernama Kampung Wisata Rejowinangun.

img_title Desa Wisata Cikakak, Kampung Adat Banyumas dengan Kera Jinak dan Masjid Tertua di Indonesia

Secara kewilayahan, kampung peraih berbagai penghargaan ini berada di Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta. Lokasinya tergolong luar biasa strategis bagi para traveler karena posisinya berdekatan dengan objek wisata populer Kebun Raya Gembira Loka, pusat oleh-oleh ikonis Yogyatorium Dagadu, serta tempat kuliner legendaris Bakmi Jowo Mbah Gito. Kampung wisata ini bertumpu pada kekuatan swadaya masyarakat yang terbagi ke dalam tujuh klasifikasi potensi utama, yaitu klaster kerajinan, seni budaya, kuliner khas, edukasi agro, suvenir, hingga pelestarian sejarah lokal.

Jelajah Klaster Hijau Pertanian Kota dan Rahasia Jamu Gendong

img_title Desa Wisata Bonjeruk, Jejak Distrik Hindia Belanda yang Tersembunyi di Lombok Tengah

Daya tarik utama yang membuat Kampung Wisata Rejowinangun begitu unik bagi para pelancong perkotaan adalah klaster edukasi agro miliknya. Di tengah keterbatasan lahan kota, warga Rejowinangun berhasil menerapkan tata kelola pertanian kota (urban farming) yang sangat rapi dan produktif. Sepanjang berjalan menyusuri gang-gang kampung, Anda akan disuguhi pemandangan hijau dari tanaman obat keluarga, tanaman sayur vertikal, hingga pembudidayaan tanaman organik yang memanfaatkan dinding-dinding rumah warga.

Tidak hanya pandai bercocok tanam, kreativitas kuliner warga lokal juga sangat mengagumkan. Warga setempat berhasil mengembangkan inovasi pembuatan camilan keripik unik dengan memanfaatkan lebih dari 200 aneka macam daun yang tumbuh di sekitar pekarangan mereka. Selain itu, Rejowinangun juga sangat tersohor sebagai sentra pembuatan jamu gendhong tradisional di Yogyakarta. Wisatawan yang datang dapat mengikuti workshop eksklusif untuk belajar mengenali jenis-jenis rimpang berkhasiat, menumbuk bahan herbal, hingga meracik jamu kuno berkhasiat seperti beras kencur dan cabe puyang langsung dari para ibu perajin jamu setempat.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Wisata Unik Penang: Menelusuri Jejak Kuil Ular yang Penuh Misteri