Misteri ALaDin di Nusa Tenggara Timur: Fenomena Laut Paling Langka di Dunia yang Menjelma Jadi Ikon Wisata Baru Alor

Dosen FPIK UNDIP Temukan Potensi Wisata Baru di Kab. Alor
Sumber :
  • UNDIP.ac.id

Alor, WISATA - Bagi Sobat Wisata Viva yang menyukai petualangan alam antimainstream, wilayah Nusa Tenggara Timur selalu punya cara ajaib untuk membuat kita takjub. Jika selama ini Labuan Bajo begitu mendunia berkat keberadaan komodo sebagai kadal raksasa purba satu-satunya di bumi, kini Kabupaten Alor siap menggebrak panggung pariwisata internasional dengan sebuah fenomena laut yang tidak kalah langka dan luar biasa. Fenomena ini terjadi secara eksklusif di Perairan Desa Alor Kecil, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Di perairan tropis yang biasanya hangat ini, terdapat sebuah anomali menakjubkan di mana pada waktu-waktu tertentu antara bulan Agustus hingga November, suhu permukaan air laut dapat mendadak turun drastis hingga mendekati 10°C hanya dalam durasi 1 hingga 2 jam saja.

img_title Ekowisata 2D1N Pulau Pramuka, Liburan Santai yang Bikin Anda Ikut Menyelamatkan Laut

Peristiwa ini menjadi satu-satunya di dunia karena mustahil ditemukan di wilayah perairan tropis belahan bumi manapun. Rahasia alam yang tersimpan rapat selama bertahun-tahun ini akhirnya berhasil diungkap oleh tim peneliti Oseanografi dari Universitas Diponegoro yang melakukan riset mendalam sejak tahun 2020. Mereka resmi menamai fenomena unik ini dengan sebutan ALaDin, sebuah singkatan dari Air Laut Dingin.

Menguak Rahasia Oseanografi di Balik Dinginnya Selat Pantar

img_title Lamang Tapai, Kuliner Minang Legendaris yang Makin Langka dan Sarat Tradisi

Secara ilmiah, ALaDin dikategorikan sebagai fenomena upwelling ekstrem, yaitu proses naiknya massa air laut dalam yang bersuhu sangat dingin menuju ke lapisan permukaan perairan. Namun, berbeda dengan proses upwelling konvensional pada umumnya yang biasanya dibangkitkan oleh pergerakan angin global, ALaDin memiliki mekanisme pembangkit yang jauh lebih spesifik dan kompleks. Fenomena langka ini dipicu oleh adanya arus pasang laut kuat yang berinteraksi secara langsung dengan topografi atau struktur dasar laut Selat Pantar yang sangat unik.

Akibat kombinasi hidrodinamika laut tersebut, fenomena ALaDin hanya akan menampakkan dirinya pada kondisi pasang purnama tertentu dan areanya terisolasi secara khusus di sekitar Perairan Desa Alor Kecil saja. Selain mekanisme alamiahnya yang luar biasa, dampak ekologis sesaat yang ditimbulkan oleh kehadiran air dingin ini pun sangat mencengangkan. Datangnya massa air dingin secara tiba-tiba membuat ikan-ikan yang berada di area tersebut menjadi pingsan sesaat karena perubahan suhu yang ekstrem. Kondisi ini langsung memikat kumpulan lumba-lumba liar untuk datang mendekat dalam jumlah besar guna memangsa ikan-ikan tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Blendung Jagung, Jajanan Legendaris Tegal yang Kini Kian Langka Diburu Wisatawan