RTM Madiun Akan Disulap Jadi Wisata Sejarah, Penjara Bersejarah yang Pernah Dihuni Tan Malaka dan Sutan Sjahrir

RTM Madiun
Sumber :
  • madiuntoday.id

Madiun, WISATA – Pemerintah Kota Madiun mulai menghidupkan kembali Rumah Tahanan Militer (RTM) Madiun sebagai destinasi wisata sejarah. Langkah awal dilakukan melalui kerja bakti membersihkan kawasan bangunan tua yang berada di Jalan Ahmad Yani. Upaya ini mendapat dukungan dari TNI sebagai pemilik aset sekaligus menjadi bagian dari pelestarian salah satu bangunan bersejarah di Kota Madiun.

img_title Wisata Sejarah Mesir Kuno Menyimpan Jejak Kota Terhilang Mesn

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun meninjau langsung proses pembersihan lokasi. Menurutnya, setelah kawasan dinyatakan siap, pemerintah akan segera menggelar berbagai kegiatan untuk memperkenalkan RTM kepada masyarakat. Salah satu agenda yang tengah dipersiapkan adalah kegiatan foto hunting, mengingat arsitektur bangunan peninggalan kolonial Belanda dinilai memiliki daya tarik tersendiri bagi para pecinta fotografi dan sejarah.

RTM Madiun bukan sekadar bangunan tua. Tempat ini menyimpan jejak perjalanan bangsa karena pernah menjadi lokasi penahanan sejumlah tokoh penting Indonesia. Ketua Historia Van Madioen, Septian Dwita Kharisma, menjelaskan bahwa tokoh seperti Tan Malaka pernah mendekam di penjara tersebut pada periode November 1947 hingga Mei 1948.

img_title Wisata Sejarah Bojonegoro: Menjelajah Little Texas Indonesia, Negeri Sumur Minyak Tua Peninggalan Belanda

Selama menjalani masa tahanan, Tan Malaka tetap aktif berkarya. Sejumlah tulisan penting, seperti Gerilya Politik dan Ekonomi (GERPOLEK) dan Minimum Program, diselesaikan di penjara yang kala itu juga dikenal sebagai Wisma Wilis. Proses penulisan jilid ketiga buku Dari Penjara ke Penjara juga dimulai dari tempat tersebut dengan menggunakan nama samaran.

Selain Tan Malaka, RTM Madiun juga pernah dihuni sejumlah tokoh nasional lain, di antaranya Soekarni dan Abikoesno Tjokrosoejoso. Bahkan, pada 1962, Sutan Sjahrir juga sempat ditahan di lokasi ini sebelum dipindahkan ke Jakarta karena alasan kesehatan. Para tahanan politik diketahui memperoleh perlakuan yang cukup baik, mulai dari makanan yang layak hingga kesempatan membaca buku dan berolahraga.

img_title Nostalgia Ternyata Bisa Jadi Bekal Liburan Sehat, Ini 6 Jenis Reminiscing yang Perlu Sobat Wisata Viva Tahu

Secara historis, RTM Madiun merupakan penjara pertama di wilayah Madiun yang dibangun pemerintah kolonial Belanda pada 1878. Bangunan yang awalnya bernama s'Land Gevangenis atau Penjara Negara itu dirancang oleh insinyur Belanda, Molenbroek. Pada masa pendudukan Jepang, kompleks tersebut digunakan sebagai tempat interniran bagi warga Belanda.

Halaman Selanjutnya
img_title