Gemuruh Bintang di Lereng Gunung Purba: Menakar Karakter Pengisi Acara Spektakuler, Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0
- visitingjogja.jogjaprov.go.id
Yogyakarta, WISATA - Perhelatan akbar Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 yang siap menghentak Amphitheater Nglanggeran pada 10–11 Juli 2026 bukan sekadar perayaan cagar alam biasa. Di balik kemegahan lanskap Gunungsewu UNESCO Global Geopark, daya tarik utama yang magnetis dari festival tahunan ini terletak pada kurasi pengisi acaranya yang luar biasa. Panggung pertunjukan kali ini dirancang untuk mempertemukan berbagai karakter musisi papan atas Indonesia dari spektrum genre yang sepenuhnya berbeda. Mulai dari lengkingan musik cadas, syahbunya balada pop akustik, hingga dentum rancak campursari, semuanya akan melebur dalam satu wadah aransemen megah bertajuk Georkestra atau Orkestra Gamelan.
Kolaborasi ini menjadi pembuktian nyata bahwa batuan purba Nglanggeran mampu menjadi saksi bertemunya tradisi luhur dan modernitas. Bagi Sobat Wisata Viva yang mengagumi seni pertunjukan, jajaran nama yang menghiasi pamflet resmi festival ini jor-joran menjanjikan sebuah pengalaman auditif dan visual yang belum pernah ada sebelumnya di panggung terbuka Yogyakarta.
Karakter Vokal Lintas Genre yang Mengisi Panggung Simfoni Georkestra
Sisi paling menarik dari daftar pengisi acara malam puncak tanggal 11 Juli 2026 adalah keberanian panitia dalam menyandingkan musisi dengan latar belakang seni yang sangat kontras. Di satu sisi, panggung akan digetarkan oleh kehadiran Roy Jeconiah. Sang mantan vokalis band rock legendaris Indonesia ini dikenal memiliki karakter suara serak melengking yang bertenaga dan aksi panggung yang teatrikal. Menarik untuk dinantikan bagaimana suara cadas khas musik kerasnya akan berpadu dengan ketukan pakem instrumen gamelan tradisional Jawa yang dinamis namun magis.
Sebagai penyeimbang dari atmosfer maskulin yang bertenaga, Georkestra turut menghadirkan penyanyi wanita bertalenta, Fanny Soegi. Vokalis yang terkenal dengan warna musik folk-pop bernuansa puitis ini akan membawa suasana Amphitheater menjadi lebih intim, tenang, dan syahdu. Petikan gitar akustik yang berpadu dengan kelembutan suaranya dipastikan akan membuat malam di lereng gunung berapi purba terasa begitu romantis di bawah siraman cahaya lampu panggung.
Gelombang Musik Pop Jawa dan Ragam Musisi Berbakat Nusantara
Tidak kalah menyedot perhatian, panggung Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 juga diramaikan oleh Hendra Kumbara, sosok musisi yang sukses melambungkan tren lagu pop Jawa modern di kalangan generasi muda. Kehadirannya akan membawa energi kegembiraan tersendiri melalui lirik-lirik lagu yang dekat dengan keseharian penonton, mengajak seisi amphitheater untuk bernyanyi bersama (sing along) di tengah embusan angin malam yang dingin.