Narendra dan Kayla Terpilih Jadi Duta Wisata 2026 di Ajang Pemilihan Mas Mbak Wonosobo 2026

Pemilihan Mas Mbak Wonosobo 2026
Sumber :
  • website.wonosobokab.go.id

Wonosobo, WISATA Pemilihan Mas Mbak Wonosobo menjadi ruang lahirnya generasi muda yang berwawasan, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, dan peduli terhadap kemajuan daerah. 

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Wonosobo, Amir Husein, dalam Grand Final Pemilihan Mas Mbak Wonosobo (PMMW) 2026 yang digelar di Alun-Alun Wonosobo (12/6/2026) malam.

Wakil Bupati Amir Husein menyatakan, konsistensi penyelenggaraan ajang Pemilihan Mas Mbak Wonosobo merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda yang kelak menjadi wajah Kabupaten Wonosobo di berbagai ruang pengabdian dan prestasi.

Menurutnya, yang dicari dalam ajang tersebut bukan sekadar kemampuan tampil di atas panggung, melainkan putra-putri terbaik daerah yang memiliki wawasan luas, integritas, kemampuan komunikasi, jiwa kepemimpinan, serta kepedulian terhadap kemajuan Kabupaten Wonosobo.

“Pemilihan Mas Mbak Wonosobo merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk menyiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Sebab kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mampu menjadi penggerak perubahan di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis,” ujarnya.

Amir berharap, para duta wisata yang terpilih mampu menjadi representasi terbaik Wonosobo sekaligus agen promosi yang kreatif dalam memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada khalayak yang lebih luas. Dengan kreativitas dan semangat yang dimiliki, para duta wisata diharapkan dapat memperkuat citra positif daerah sekaligus mendorong kemajuan sektor pariwisata.

Bupati menekankan peran duta wisata tidak berhenti pada promosi pariwisata semata. 

Mereka juga diharapkan mampu menjadi mitra pembangunan yang aktif menghadirkan gagasan, inovasi, dan aksi positif bagi masyarakat.

“Kita masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, mulai dari anak tidak sekolah, stunting, kemiskinan hingga persoalan sosial lainnya. Karena itu, saya berharap para duta wisata dapat turut mengambil peran sesuai kapasitas dan pengaruh yang dimiliki sebagai inspirator sekaligus penggerak kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Amir mengajak para finalis dan duta wisata untuk turut mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Wonosobo, termasuk melalui pengembangan kawasan Lima Dieng Baru, penguatan destinasi unggulan, serta pengembangan desa-desa wisata yang tersebar di berbagai wilayah.

Menurutnya, desa wisata memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus ruang pelestarian budaya lokal. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, pelaku wisata, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), masyarakat, dan duta wisata menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan daya saing desa wisata.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title Menikmati Wisata Negeri Seribu Batu Pualam Langka Dunia di Magelang, Jawa Tengah