Jangan Tiru! Aksi Vandalism di Tembok Besar China yang Berujung Pidana

Mengukir Kenangan di Tembok Besar China
Sumber :
  • 8days.sg

Malang, WISATA – Wisatawan dilarang keras melakukan aksi vandalism di Tembok Besar China karena statusnya sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO yang harus dijaga kelestariannya.

img_title Rahasia Lukisan Tebing Kuno Huashan di Guangxi

Mengunjungi salah satu dari tujuh keajaiban dunia tentu menjadi impian bagi banyak orang. Tembok Besar China, dengan kemegahan arsitekturnya yang membentang ribuan kilometer, selalu berhasil menyihir siapa saja yang datang. Namun, baru-baru ini sebuah kabar kurang menyenangkan datang dari ikon wisata kebanggaan Negeri Tirai Bambu tersebut. Alih-alih membawa pulang kenangan manis berupa foto atau suvenir, dua orang wisatawan wanita justru meninggalkan jejak yang sangat disayangkan. Aksi Vandalism yang mereka lakukan memicu kemarahan publik setelah video mereka viral di jagat maya.

Kejadian Vandalism Tembok Besar ini bermula ketika sebuah video amatir menunjukkan seorang wanita berbaju putih menggunakan benda tajam, yang diduga kuat adalah gunting, untuk mengukir nama di atas bata kuno. Tanpa rasa bersalah, ia menuliskan kalimat 'Zhang Mouxia dan saudara perempuan keduanya — memento' pada struktur bangunan yang telah berusia berabad-abad tersebut. Sementara itu, rekannya tampak asyik merekam aksi perusakan itu menggunakan ponsel pintarnya. Tindakan ini dianggap sebagai bentuk pengabaian yang mencolok terhadap nilai sejarah dan warisan budaya dunia yang tak ternilai harganya.

img_title Pesona Mrauk U: Kota Candi Benteng yang Terlupakan

Konsekuensi Hukum di Balik Aksi Iseng yang Merusak

Pihak berwenang di Beijing tidak tinggal diam setelah menerima laporan dari pengunjung lain. Berdasarkan konfirmasi resmi, insiden ini terjadi pada tanggal 23 Maret di antara menara pengawas ke-8 dan ke-9 di area Badaling, salah satu bagian paling populer dari Tembok Besar China. Sebagai tindak lanjut, kedua wanita tersebut segera diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tidak hanya mendapatkan sanksi sosial berupa hujatan dari netizen, mereka juga dijatuhi denda administratif dan penahanan sebagai efek jera.

img_title Pesona Wat Phra Mahathat Kuno dalam Pusaran Sejarah dan Warisan Dunia

Langkah tegas ini diambil karena Tembok Besar China merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO. Mengukir karakter atau merusak permukaan tembok adalah tindakan yang dilarang keras secara hukum. Yang lebih menyedihkan, tergantung pada seberapa dalam ukiran tersebut dibuat, beberapa bagian bata kuno tersebut mungkin tidak akan pernah bisa direstorasi kembali ke bentuk aslinya. Para pejabat setempat pun kembali mengingatkan publik bahwa setiap batu di sana adalah saksi bisu sejarah panjang peradaban manusia yang harus dihormati oleh setiap traveler yang datang berkunjung.

Halaman Selanjutnya
img_title