Al Ain Resmi Jadi Ibu Kota Pariwisata Arab 2026, Sarat Pesona Sejarah dan Dukung Strategi Nasional UEA

Ilustrasi UEA
Sumber :
  • tvbrics.com

Abu Dhabi, WISATA – Al Ain, salah satu kota besar di Emirat Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), resmi ditetapkan sebagai Ibu Kota Pariwisata Arab tahun 2026. Penetapan ini diumumkan oleh Emirates News Agency (WAM) dan menjadi sorotan dunia internasional.

img_title Pesona Wat Phra Mahathat Kuno dalam Pusaran Sejarah dan Warisan Dunia

Dikenal sebagai “Garden City”, Al Ain berjarak sekitar 160 kilometer dari Abu Dhabi. Kota ini memiliki cadangan air tawar bawah tanah yang melimpah, menjadikannya sebuah oasis hijau di tengah gurun. Di kaki Gunung Jebel Hafeet, terdapat sumber mata air mineral yang menambah daya tarik wisata alam kota ini.

Al Ain bukan hanya menawarkan panorama alam, tetapi juga kekayaan sejarah. Beberapa landmark pentingnya telah masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO, di antaranya:

img_title Keajaiban Taman Nasional Lorentz dari Puncak Bersalju hingga Lautan Papua yang Memukau
  • Jebel Hafeet, gunung ikonik dengan situs arkeologi kuno.
  • Taman Arkeologi Hili dan Bidaa Bint Saud, yang menyimpan jejak peradaban ribuan tahun lalu.
  • Oasis Al Ain, simbol kehidupan masyarakat gurun.
  • Selain itu, terdapat Benteng Al Jahili yang dibangun pada abad ke-19, menjadi saksi sejarah sekaligus destinasi wisata budaya. Kota ini juga memiliki kebun binatang terbesar di UEA, taman hiburan, dan taman air yang menjadikannya destinasi keluarga yang lengkap.

Keputusan menjadikan Al Ain sebagai pusat pariwisata Arab diambil dalam Sidang ke-28 Dewan Menteri Pariwisata Arab di Baghdad, Irak. Status baru ini diharapkan mendukung strategi nasional UEA dalam sektor pariwisata.

img_title Republik San Marino: Menjelajahi Negara Tertua di Dunia yang Tersembunyi di Puncak Gunung

Pemerintah menargetkan 40 juta tamu hotel per tahun dan meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 122,5 juta dolar AS pada 2031. Dengan penetapan ini, Al Ain diharapkan semakin dikenal sebagai destinasi unggulan yang memadukan alam, sejarah, dan modernitas.

Al Ain kini bukan sekadar kota oasis, melainkan simbol pariwisata Arab yang menggabungkan keindahan alam, warisan budaya, dan fasilitas modern. Penetapan sebagai Ibu Kota Pariwisata Arab 2026 menjadi momentum penting bagi UEA dalam memperkuat posisinya sebagai pusat destinasi global.

 

Sumber: tvbrics.com