MICHELIN Akui NIHI Sumba Sebagai Penginapan Terbaik Dunia, Ini Rahasianya!

NIHI Sumba
Sumber :
  • NIHI Sumba

NIHI Sumba menorehkan sejarah baru bagi Indonesia setelah dinobatkan sebagai salah satu penginapan terbaik dunia oleh MICHELIN. Rahasianya ada pada keseimbangan antara kemewahan, alam, dan budaya lokal.

img_title Datang sebagai Turis, Pulang sebagai Anak Kampung: Kisah Wellness Tourism di Paok Lombok yang Membuat Mata Berkaca

Jakarta, WISATA – Dunia pariwisata Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Resor mewah NIHI Sumba secara resmi dinobatkan sebagai salah satu penginapan terbaik dunia oleh The MICHELIN Guide melalui penghargaan bergengsi Three MICHELIN Keys 2025. Penghargaan ini menandai pencapaian tertinggi dalam dunia hospitalitas global dan menempatkan Indonesia sejajar dengan destinasi wisata kelas dunia seperti Thailand, Jepang, dan Prancis.

Pengumuman MICHELIN Keys 2025 menjadi sorotan besar dalam industri pariwisata karena inilah pertama kalinya The MICHELIN Guide memperkenalkan sistem penilaian untuk hotel dan resor secara global. Setelah lebih dari satu abad dikenal lewat MICHELIN Stars yang menilai restoran terbaik dunia, kini lembaga tersebut menghadirkan MICHELIN Keys untuk menghormati penginapan dengan pelayanan, desain, dan pengalaman menginap paling luar biasa.

img_title NHI Tourism Forum 2026 Digelar 22 Oktober, Masa Depan Pariwisata Indonesia Dibahas dari Tiga Sisi

Indonesia menjadi salah satu negara yang menonjol dalam daftar perdana ini. Sebanyak 33 properti di Tanah Air berhasil masuk ke dalam daftar penerima penghargaan MICHELIN Keys, dengan NIHI Sumba menempati posisi tertinggi melalui raihan tiga Keys, setara dengan predikat extraordinary stay.

Standar Baru Dunia Perhotelan

img_title Menjelajah Keindahan Nusantara lewat Pesona Pariwisata Indonesia yang Kaya Makna

MICHELIN Keys dianggap sebagai standar baru dalam industri hospitality. Dalam keterangan resminya, Gwendal Poullennec, Direktur Internasional The MICHELIN Guide, menyebut penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap hotel yang mampu menghadirkan pengalaman menginap tak terlupakan. “Jika MICHELIN Stars merayakan seni kuliner, maka MICHELIN Keys menghormati seni dalam keramahtamahan,” ujarnya.

Penilaian dilakukan berdasarkan lima kriteria utama yang diterapkan secara universal: keterhubungan dengan destinasi, keunggulan arsitektur dan desain interior, kualitas serta konsistensi layanan, keseimbangan antara nilai dan pengalaman, serta keunikan karakter setiap properti.

Dengan kriteria yang ketat tersebut, hanya segelintir hotel dari ribuan yang dievaluasi berhasil meraih tiga Keys, predikat tertinggi yang menunjukkan kesempurnaan dalam pengalaman menginap. Dari Asia Tenggara, hanya segelintir resor yang mampu mencapai level ini, dan NIHI Sumba menjadi salah satunya.

Halaman Selanjutnya
img_title