Kuliner Kaki Lima Salatiga yang Rasanya Bintang Lima
- gastronomy.salatiga.go.id
Salatiga, WISATA – Jangan pernah meremehkan kuliner kaki lima, apalagi jika Anda sedang berada di Kota Salatiga. Kota kecil yang berada di lereng Gunung Merbabu ini menyimpan begitu banyak surga rasa tersembunyi di pinggir jalan. Meski hanya menggunakan gerobak sederhana atau tenda seadanya, kuliner kaki lima di Salatiga sering kali menyajikan rasa yang tak kalah dengan restoran mahal.
Tidak heran jika banyak wisatawan yang berburu makanan di sudut-sudut kota ini demi mencicipi kelezatan kuliner murah meriah yang menggoyang lidah. Inilah deretan kuliner kaki lima Salatiga dengan cita rasa bintang lima yang wajib Anda coba saat berkunjung.
Siapa yang belum pernah dengar nama Sate Sapi Suruh? Warung sate legendaris ini berawal dari gerobak kaki lima dan kini menjadi ikon kuliner Salatiga. Potongan daging sapi empuk, dibakar dengan arang, disiram dengan saus kacang kental yang manis pedas, benar-benar jadi kombinasi yang sempurna.
Rasanya gurih, manis, sedikit smokey, dan bikin ketagihan. Meski sudah punya tempat tetap, suasana sederhana dan pelayanan cepat ala kaki lima tetap dipertahankan.
Lokasi: Jalan Jenderal Sudirman
Harga: Mulai dari Rp25.000
Kuliner satu ini bisa dibilang juara di kelas bakso unik. Bukannya bakso daging sapi biasa, Anda akan menemukan potongan babat dan jeroan sapi sebagai pelengkap yang menambah cita rasa gurih dan khas.
Kuahnya bening tapi kaya rempah, dengan taburan bawang goreng dan seledri yang harum menggoda. Disajikan dengan sambal racikan pedas, rasanya benar-benar bikin lidah bergoyang.
Lokasi: Taman Sari, Salatiga Tengah
Harga: Mulai dari Rp18.000
3. Pecel Madya
Warung pecel legendaris ini menawarkan nasi pecel khas Jawa dengan bumbu kacang yang medok, pedasnya pas, dan sayurannya selalu segar. Dengan harga yang sangat terjangkau, Anda bisa menikmati seporsi lengkap nasi pecel dengan lauk tempe, tahu, telur, dan rempeyek.
Meski hanya berupa warung kecil di pinggir jalan, Pecel Madya tidak pernah sepi pengunjung, bahkan sering antre sejak pagi.