GSI SMP Bantul 2026 Resmi Bergulir, 13 Tim Kapanewon Siap Unjuk Kemampuan Terbaik
- IG/tiwiastuti99
Bantul, WISATA – Ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP Kabupaten Bantul Tahun 2026 resmi dimulai. Pembukaan kompetisi sepak bola pelajar tersebut digelar di Lapangan Dwi Windu, Bantul, Senin (15/6/2026), dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta.
Sebanyak 13 tim yang mewakili kapanewon di Kabupaten Bantul turut ambil bagian dalam turnamen tahunan ini. Kehadiran para peserta menjadi bukti semangat pembinaan olahraga sepak bola di kalangan pelajar terus berkembang.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto, menjelaskan bahwa tim-tim peserta berasal dari 43 sekolah yang terdiri atas 32 SMP negeri dan 11 SMP swasta. Meski demikian, masih ada empat kapanewon yang belum dapat mengirimkan wakilnya pada pelaksanaan tahun ini.
Ia berharap pada penyelenggaraan mendatang seluruh kapanewon di Bantul dapat ikut berpartisipasi sehingga semakin banyak bibit-bibit pesepak bola muda yang memperoleh kesempatan menunjukkan bakat dan kemampuan mereka di tingkat daerah.
Rangkaian pertandingan babak penyisihan dijadwalkan berlangsung pada 15, 17, 18, 19, dan 20 Juni 2026 di Lapangan Dwi Windu. Sementara itu, babak semifinal akan digelar pada 23 Juni 2026 dan partai final dijadwalkan berlangsung sehari setelahnya, yakni 24 Juni 2026, di Stadion Sultan Agung Bantul.
Dalam pelaksanaannya, kompetisi menggunakan sistem setengah kompetisi. Ketiga belas tim dibagi ke dalam empat grup yang masing-masing berisi tiga hingga empat tim. Tim yang berhasil keluar sebagai juara grup akan melaju ke babak semifinal untuk memperebutkan tiket menuju partai puncak.
Selain pertandingan sepak bola putra, panitia juga melakukan seleksi bagi pemain sepak bola putri. Meskipun belum dipertandingkan secara penuh dalam format turnamen, seleksi ini menjadi langkah awal untuk menjaring atlet-atlet perempuan berbakat dari Kabupaten Bantul.
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, mengatakan bahwa sepak bola merupakan olahraga yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Bantul. Menurutnya, antusiasme terhadap sepak bola tidak hanya datang dari kaum pria, tetapi juga perempuan dan anak-anak.
Ia berharap penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Bantul semakin semarak, baik melalui turnamen antar sekolah, antar kapanewon, maupun pembinaan di Sekolah Sepak Bola (SSB).