Hubungan Pohon Rindang dan Tingkat Harapan Hidup Masyarakat Urban

Pohon yang Rindang
Sumber :
  • ildsc.com

Malang, WISATA – Keberadaan pohon rindang di kawasan perkotaan terbukti dapat menekan tingkat kematian warga akibat cuaca ekstrem dan meningkatkan kualitas hidup secara alami.

img_title Mengenal Ginkgo Biloba: Pohon Purba yang Dikaitkan dengan Kesehatan Otak dan Sirkulasi Darah

Pelindung Alami di Tengah Kota

Kehadiran pohon rindang sering kali dianggap sekadar elemen penghias ruang terbuka hijau atau peneduh jalanan kota. Namun, studi ilmiah terbaru mengungkapkan bahwa dinamika keberadaan peneduh alami ini memiliki kaitan erat dengan tingkat keselamatan warga lokal. Kehilangan tutupan pohon rindang matang secara konsisten di suatu kawasan ternyata dapat memicu lonjakan angka kematian, terutama saat gelombang panas melanda area perkotaan.

img_title Bayan Ancient Tree di Tabanan Bali: Jejak Pohon Berusia Lebih dari 700 Tahun yang Menyimpan Sejarah Kerajaan Perean

Berdasarkan riset mendalam yang dipublikasikan dalam jurnal medis GeoHealth, para peneliti melacak perubahan tutupan kanopi hijau di kawasan Chicago selama kurun waktu 11 tahun. Hasilnya menunjukkan fakta mengejutkan, di mana tingkat kelangsungan hidup warga tidak dipengaruhi oleh jumlah fisik tanaman semata, melainkan oleh tren perkembangan kanopi hijau yang terus bertumbuh atau justru menyusut dari tahun ke tahun.

Dampak Langsung Ketersediaan Kanopi Hijau

img_title 10 Pohon Tahan Kemarau yang Cocok Ditanam di Indonesia, Tetap Tumbuh Meski Musim Kering

Pohon-pohon besar yang matang memberikan perlindungan dari suhu ekstrem melalui proses evapotranspirasi serta naungan tajuk yang luas. Setiap kenaikan satu persen tutupan kanopi secara berkala terikat dengan penurunan angka kematian hingga 10 persen. Penurunan risiko ini terlihat sangat signifikan pada kasus kematian yang berkaitan dengan gangguan kardiovaskular, pernapasan, hingga kesehatan mental.

Profesor Vivek Shandas dari Portland State University menjelaskan bahwa mempertahankan vegetasi tua jauh lebih krusial dibandingkan sekadar menanam bibit baru. Bibit muda memerlukan waktu bertahun-tahun untuk memberikan efektivitas pendinginan udara dan penyaringan polusi yang setara dengan tajuk pohon dewasa. Wilayah perkotaan yang terus mengalami degradasi tutupan hijau terbukti mencatatkan peningkatan suhu udara lokal yang memicu tekanan fisik pada kelompok rentan.

Urgensi Perlindungan Lingkungan Kota

Analisis data satelit yang dipadukan dengan ratusan ribu catatan medis menunjukkan adanya ketimpangan lingkungan di berbagai sudut kota. Area pemukiman yang minim vegetasi rindang tidak hanya terasa lebih melelahkan untuk dilintasi, tetapi juga menyimpan tingkat risiko kesehatan yang lebih tinggi. Upaya penanaman puluhan ribu bibit pohon setiap tahun memang membantu, tetapi menjaga keberadaan vegetasi matang yang sudah ada tetap menjadi prioritas utama.

Halaman Selanjutnya
img_title