Psikolog Harvard Ellen Langer Ungkap Bukti Ilmiah: Otak Berperan Besar dalam Percepat Pemulihan Tubuh

Psikolog Harvard Ellen Langer
Sumber :
  • .harvardmagazine

Jakarta, WISATA - Sobat Wisata Viva, pernahkah terbayang bahwa cara kita berpikir tentang usia dan kesehatan bisa memengaruhi kondisi fisik secara nyata? Pertanyaan semacam ini bukan sekadar isapan jempol motivator kelas kakap, melainkan hasil kajian panjang seorang psikolog Harvard bernama Ellen J. Langer. Selama lebih dari lima dekade, ia menelusuri jalinan antara pikiran dan tubuh lewat serangkaian eksperimen yang kini menjadi rujukan penting dalam psikologi kesehatan di seluruh dunia.

img_title Menyusuri 5 Buku Ellen Langer, Psikolog Harvard yang Ajak Kita Hidup Lebih Sadar dan Sehat

Mengenal Ellen Langer, Sang "Ibu Mindfulness"

Ellen Langer bukan nama baru di dunia psikologi. Ia tercatat sebagai perempuan pertama yang meraih gelar guru besar tetap di Departemen Psikologi Harvard University pada 1981. Sepanjang kariernya, Langer menulis lebih dari dua ratus artikel ilmiah dan sebelas buku, termasuk karya populer Mindfulness yang telah diterjemahkan ke lima belas bahasa. Berkat kontribusinya membedah relasi pikiran dan tubuh, ia kerap dijuluki "Ibu Mindfulness" dalam literatur psikologi kontemporer.

img_title Mengenal HYROX, Olahraga yang Digandrungi Dito Ariotedjo, Luna Maya hingga Cinta Laura

Fokus utama riset Langer terletak pada apa yang ia sebut sebagai psychology of possibility, atau psikologi kemungkinan. Alih-alih menerima begitu saja batasan yang dianggap "sudah pasti" oleh masyarakat—misalnya bahwa penuaan selalu identik dengan kemunduran fisik—Langer mengajak orang mempertanyakan asumsi tersebut secara sadar.

Eksperimen Counterclockwise yang Menggemparkan

img_title Wellness Berbasis Kearifan Lokal, UMM dan Martha Tilaar Dorong Generasi Muda Kembangkan Bisnis Kecantikan Alami

Karya paling terkenal Langer adalah eksperimen counterclockwise atau "berlawanan arah jarum jam" yang dilakukan pada 1979. Dalam riset ini, delapan pria lanjut usia berusia akhir 70-an hingga awal 80-an tinggal selama satu minggu di sebuah retret yang disulap sedemikian rupa agar suasananya persis seperti tahun 1959, lengkap dengan siaran radio, majalah, dan perabotan khas dua dekade sebelumnya. Para partisipan diminta hidup dan berbicara seolah-olah mereka benar-benar berada di era tersebut, bukan sekadar mengenang masa lalu.

Hasilnya cukup mengejutkan komunitas ilmiah kala itu. Setelah satu pekan, seluruh partisipan menunjukkan perbaikan pada pendengaran, daya ingat, kelenturan sendi, nafsu makan, hingga kondisi fisik secara umum dibandingkan sebelum eksperimen dimulai. Langer kemudian menuliskan temuan lengkap eksperimen ini dalam bukunya, Counterclockwise: Mindful Health and the Power of Possibility, yang terbit pada 2009.

Halaman Selanjutnya
img_title