Arkeolog Menemukan Bukti Lingkaran Prasejarah Misterius di Skotlandia

Pola Lingkaran Sempurna di Bawah Tanah di Machrie Glen
Sumber :
  • yahoo.com

Malang, WISATA – Penemuan arkeolog menemukan bukti struktur kuno berupa lingkaran batu atau kayu yang terkubur di bawah lahan gambut gambus Machrie Moor, Skotlandia.

img_title Menelusuri Jejak Misteri Leluhur Skotlandia: Rahasia Makam Kuno di Caithness dan Orkney

Kabar mengejutkan kembali datang dari dunia ilmu pengetahuan dan sejarah kuno. Para arkeolog menemukan bukti mencengangkan mengenai keberadaan sebuah lingkaran prasejarah baru yang selama ini bersembunyi di bawah permukaan bumi. Penemuan arkeolog menemukan bukti otentik ini berlokasi di Machrie Moor, sebuah pulau kecil bernama Isle of Arran di Skotlandia. Kawasan ini memang sudah lama dikenal sebagai salah satu lanskap prasejarah paling kaya dan sakral, namun penemuan terbaru ini benar-benar memberikan babak baru bagi penelitian sejarah Eropa.

Mendeteksi Misteri di Bawah Lahan Gambut

img_title 10 Pengalaman Wisata Hari Valentine yang Tak Terlupakan untuk Pasangan, Salah Satunya di Bali

Penelitian ilmiah ini awalnya tidak dirancang untuk mencari situs baru, melainkan untuk menguji seberapa efektif perangkat arkeologi modern bekerja di lanskap yang tertutup lapisan gambut tebal. Tim peneliti dari Historic Environment Scotland menggunakan peralatan survei geofisika canggih yang dijalankan di atas permukaan tanah. Alat ini bekerja dengan mendeteksi perubahan magnetik yang sangat samar di dalam tanah tanpa harus merusak atau menggali sisa-sisa arkeologis yang ada di bawahnya.

Bagaikan mendapat durian runtuh, alat tersebut justru menangkap anomali bawah tanah yang membentuk pola lingkaran sempurna dengan diameter sekitar 28 meter. Nick Hannon, selaku senior heritage recording manager di lembaga tersebut menyatakan bahwa meskipun mereka tahu Machrie Moor masih menyimpan banyak rahasia, penemuan lingkaran bawah tanah yang sama sekali baru ini benar-benar melampaui ekspektasi mereka. Situs ini diperkirakan berasal dari periode yang sama dengan struktur lain di sekitarnya, yaitu antara tahun 3500 hingga 1500 Sebelum Masehi (B.C.).

img_title Arkeolog Menemukan Ruang Bawah Tanah Misterius dari Peradaban Kuno

Jejak Kayu atau Batu yang Hilang

Melansir data resmi dari laporan Live Science, lingkaran misterius yang baru terdeteksi ini terdiri dari 12 anomali melingkar yang menyerupai lubang tanah (pits). Setiap lubang berjarak sekitar 6,5 meter satu sama lain. Para ahli melihat ada dua celah yang sangat lebar dalam formasi tersebut, yang diduga kuat merupakan tempat bagi dua lubang tambahan yang kini sudah hancur terkikis zaman. Jika dugaan ini benar, maka struktur asli monumen ini dulunya memiliki 14 tiang penyangga.

Halaman Selanjutnya
img_title