Jejak Makam Kuno Jabal al-Tayr: Menguak Rahasia Arsitektur Awal Mesir Sebelum Era Piramida

Jabal al-Tayr
Sumber :
  • cairotoptours.com

Meskipun sebagian area makam pertama sempat rusak akibat penjarahan batu pada masa lalu untuk digunakan kembali, sisa-sisa detail pentingnya masih bertahan dengan sangat baik. Di permukaan batu, para peneliti menemukan jejak garis oksida (oxide lines) yang menjadi bukti nyata dari teknik pemotongan dan ekstraksi batu tradisional pada masa itu. Selain itu, ditemukan pula pilar kayu penyangga berukuran besar yang ditanam langsung ke dalam struktur dinding untuk memperkuat bangunan. Penemuan komponen kayu purba ini memberikan informasi yang sangat langka mengenai metode konstruksi civil engineering yang digunakan lebih dari 5.000 tahun yang lalu.

img_title Para Arkeolog Menemukan Makam Firaun Thutmose II yang telah Lama Hilang di Dekat Luxor

Rahasia yang Terjaga dari Makam Kedua

Bergerak ke arah selatan, para arkeolog menemukan makam kedua yang secara denah arsitektur hampir persis dengan makam yang pertama. Beruntung, berbeda dengan tetangganya, makam kedua ini luput dari pandangan para pencuri batu di masa lalu dan ditemukan dalam kondisi yang hampir utuh. Karena tingkat pelestariannya yang sangat baik, tim peneliti dapat mempelajari fitur-fitur asli bangunan secara jauh lebih mendalam, mulai dari tata letak ruang hingga teknik penyusunan batu yang presisi.

img_title Diorama Lumbung dengan Juru Tulis: Sebuah Tempat Kerja Mini yang Ditemukan Terkubur di Sebuah Makam dari 'Middle Kingdom

Dari Posisi Meringkuk hingga Tradisi Periode Akhir

Selain makam megah dari dinasti awal, situs Jabal al-Tayr juga menyimpan area pemakaman dari zaman pradinasti. Di tempat ini, beberapa jenazah ditemukan dimakamkan dalam posisi meringkuk (crouched position) dan dibungkus dengan tikar tanaman tradisional yang kini sebagian besar telah melapuk menjadi tanah. Di samping jasad-jasad tersebut, ditemukan pula kendi tembikar berujung hitam (black-topped pottery) khas dari periode Naqada II dan Naqada III, sebuah era yang krusial sebelum terjadinya unifikasi atau penyatuan daratan Mesir.

img_title Makam dengan Lukisan Dinding Luar Biasa Ditemukan di Pemakaman Etruria Tarquinia di Italia

Tidak berhenti sampai di situ, Jabal al-Tayr terus digunakan sebagai tempat peristirahatan terakhir hingga Periode Akhir. Para arkeolog berhasil mengidentifikasi kuburan individu maupun kuburan massal yang beberapa di antaranya masih menyisakan peti mati kayu tradisional. Keberadaan makam dari berbagai era ini menegaskan bahwa lanskap Jabal al-Tayr memegang peranan spiritual yang sangat penting dan sakral bagi masyarakat Mesir kuno yang terus bertahan lintas milenium. Penggalian di situs ini masih terus berjalan, dan dunia bersiap menyambut lembaran sejarah baru yang siap terkuak dari para pembangun awal peradaban Mesir.

Halaman Selanjutnya
img_title