Menelusuri Minanbe: Kota Kuno Maya yang Tersembunyi di Pedalaman Hutan Meksiko

Cagar Biosfer Calakmul
Sumber :
  • ar.inspiredpencil.com

Malang, WISATA – Arkeolog berhasil menemukan kota kuno Maya bernama Minanbé di pedalaman hutan Meksiko. Kota yang utuh tanpa jarahan ini menyimpan sejarah peradaban masa lalu. 

img_title Tim Bayucaraka ITS Raih Juara 3 SAFMC 2026 dengan Inovasi Drone LiDAR Berteknologi Tinggi

Menjelajahi potongan sejarah masa lalu yang terkubur oleh waktu selalu berhasil memicu rasa ingin tahu kita. Baru-baru ini, sebuah penemuan luar biasa di bidang sains dan arkeologi kembali menghebohkan dunia. Para peneliti berhasil menemukan jejak peradaban yang telah hilang selama lebih dari seribu tahun di dalam rimbunnya hutan tropis Meksiko. Kota yang sangat terisolasi ini ditemukan dalam kondisi yang sangat unik, yakni hampir sepenuhnya utuh dan sama sekali belum pernah tersentuh oleh para penjarah liar.

Penemuan sains arkeologi ini berlokasi di dalam kawasan Cagar Biosfer Calakmul di wilayah Campeche, tepat berada di dasar Semenanjung Yucatán. Menariknya, tidak ada satu pun jalur bekas penebangan kayu kuno yang mengarah ke situs ini, tidak seperti situs-situs bersejarah lain yang biasanya lebih mudah diakses. Karena medannya yang luar biasa sulit ditembus, tim peneliti sepakat untuk menamai tempat ini sebagai Minanbé, sebuah kombinasi kata dari bahasa Maya kuno Yucatec yang secara harfiah memiliki arti 'tidak ada jalan'.

img_title Patung Burung Hantu Simbol Kematian Ditemukan di Makam Zapotec Berusia 1.400 Tahun di Meksiko

Menembus Hutan Demi Kota yang Hilang

Perjalanan untuk mencapai kota tersembunyi berukuran sekitar 40 hektare ini bukanlah perkara mudah. Tim ahli yang dipimpin oleh Ivan Šprajc harus menebas semak belukar yang luar biasa padat sepanjang hampir lima kilometer menggunakan parang di tengah cuaca hutan yang lembap. Laporan resmi dari Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (Instituto Nacional de Antropología e Historia atau INAH) menyebutkan bahwa isolasi geografis yang ekstrem inilah yang justru menyelamatkan Minanbé dari kerusakan tangan manusia selama berabad-abad.

img_title Resor All-Inclusive Khusus Dewasa Baru Dibuka di Costa Mujeres: Akses pantai, Sungai buatan dan Suite Swim-up

Berdasarkan data pemindaian teknologi sensor jarak jauh udara yang disebut LiDAR, para peneliti yang turun langsung ke lapangan menemukan kompleksitas tata kota yang sangat mengagumkan. Minanbé terdiri dari alun-alun kota yang dikelilingi oleh struktur istana megah, bangunan-bangunan keagamaan, serta terasering luas yang diapit oleh saluran-saluran air kuno. Salah satu struktur yang paling mencuri perhatian adalah sebuah platform masif yang terbuat dari batu papan dan batu kapur, dihiasi oleh relief garis melingkar unik yang belum pernah tercatat di situs kuno mana pun sebelumnya.

Halaman Selanjutnya
img_title