BRIN Kembangkan Susu Bubuk Fortifikasi Sarang Burung Walet, Kaya Mineral dan Bernilai Tinggi
- trubus.id
Jakarta, WISATA – Indonesia merupakan salah satu negara penghasil sarang burung walet terbesar di dunia. Selama ini komoditas tersebut dikenal memiliki nilai jual tinggi, terutama di pasar ekspor. Namun, pemanfaatannya kini tidak hanya terbatas sebagai produk konsumsi tradisional. Melalui inovasi teknologi pangan, sarang burung walet mulai dikembangkan menjadi bahan tambahan bernilai fungsional untuk berbagai produk kesehatan.
Salah satu terobosan terbaru datang dari tim peneliti BRIN yang berhasil mengembangkan teknologi susu bubuk dengan fortifikasi lisat sarang burung walet. Inovasi ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus menghadirkan produk pangan yang lebih kaya nutrisi.
Proses pembuatannya diawali dengan penggunaan susu sapi segar dan sarang burung walet sebagai bahan utama. Sarang walet kemudian diolah melalui proses hidrolisis enzimatis untuk menghasilkan hidrolisat atau lisat yang lebih mudah diserap oleh tubuh. Setelah itu, bahan tersebut dicampurkan ke dalam susu sapi melalui proses homogenisasi sehingga tercampur secara merata.
Menurut tim peneliti, pengayaan susu menggunakan hidrolisat sarang burung walet mampu meningkatkan kandungan asam amino esensial serta berbagai mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Teknologi ini bahkan telah didaftarkan sebagai paten dengan nomor P0020250413 sebagai bentuk perlindungan atas hasil inovasi tersebut.
Setelah proses pencampuran selesai, produk dikeringkan menggunakan metode spray drying sehingga menghasilkan susu bubuk dengan kualitas yang baik dan masa simpan lebih panjang. Teknik ini juga membuat produk lebih praktis untuk didistribusikan dan dikonsumsi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa susu bubuk fortifikasi sarang burung walet mengandung beragam mineral makro seperti kalsium, kalium, fosfor, dan magnesium. Selain itu, terdapat pula mineral mikro penting, antara lain zat besi, seng, tembaga, dan selenium yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh, mendukung metabolisme, serta membantu pembentukan dan pemeliharaan tulang.
Tidak hanya kaya mineral, produk ini juga memiliki aktivitas antioksidan yang berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari dampak radikal bebas. Keunggulan lainnya adalah penggunaan sarang burung walet asli Indonesia sebagai bahan fortifikasi, sehingga mampu meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal.