Desa Tosari Pasuruan Jadi Sentra Kentang dan Hortikultura Unggulan di Lereng Bromo
- IG/juniorfarm.official
Pasuruan, WISATA – Berada di kawasan dataran tinggi lereng Gunung Bromo, Desa Tosari di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dikenal sebagai salah satu wilayah pertanian hortikultura yang memiliki potensi besar. Kondisi alam berupa tanah vulkanik yang subur serta udara pegunungan yang sejuk membuat desa ini sangat cocok untuk budidaya berbagai tanaman pangan dan sayuran bernilai ekonomi tinggi.
Selama bertahun-tahun, masyarakat Desa Tosari menggantungkan kehidupan mereka pada sektor pertanian. Komoditas unggulan yang paling banyak dibudidayakan adalah kentang, wortel, jagung, dan gandum. Tanaman-tanaman tersebut tumbuh optimal karena didukung iklim dingin khas pegunungan Tengger yang berada di ketinggian lebih dari 1.700 meter di atas permukaan laut.
Di antara berbagai hasil pertanian tersebut, kentang menjadi komoditas utama yang paling dikenal. Desa Tosari bahkan disebut sebagai salah satu sentra produksi kentang terbesar di Kabupaten Pasuruan. Hasil panen dari kawasan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar lokal, tetapi juga telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. Kualitas kentang dari Tosari dikenal baik karena ukuran yang relatif besar dan tekstur yang padat.
Selain kentang, tanaman wortel dan jagung juga menjadi sumber penghasilan penting bagi masyarakat desa. Hamparan lahan pertanian yang menghijau dengan pola terasering menjadi pemandangan khas kawasan Tosari. Sistem pertanian di desa ini tetap mempertahankan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Tengger.
Salah satu metode yang masih banyak diterapkan adalah sistem tanam tumpang sari. Melalui pola ini, petani menanam beberapa jenis tanaman dalam satu area lahan secara bersamaan. Cara tersebut dinilai efektif untuk menjaga kesuburan tanah sekaligus mengurangi risiko gagal panen akibat perubahan cuaca maupun serangan hama.
Masyarakat Tosari juga menerapkan teknik pengelolaan lahan miring menggunakan sistem terasering. Selain membantu menjaga struktur tanah di wilayah pegunungan, metode ini mampu mengurangi risiko erosi dan longsor saat musim hujan tiba. Terasering sekaligus menjadi daya tarik visual yang membuat panorama pertanian Tosari terlihat indah dan tertata alami.
Pengembangan sektor pertanian di Desa Tosari terus diperkuat melalui berbagai program pemerintah. Salah satunya adalah Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa. Program ini turut mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan warga setempat.