John Sellars: “Waktu Terbaik untuk Memperbaiki Diri adalah Sekarang”
- Cuplikan layar
Jakarta, WISATA — Filsuf kontemporer dan penulis terkemuka, John Sellars, kembali menarik perhatian dunia dengan pernyataan singkat namun penuh makna:
“Waktu terbaik untuk memperbaiki diri adalah sekarang.”
Ungkapan ini mencerminkan inti ajaran Stoikisme modern yang diperjuangkan oleh Sellars dalam berbagai karya dan ceramahnya. Dalam dunia yang penuh distraksi, penundaan, dan kebingungan eksistensial, pernyataan ini hadir sebagai pengingat kuat bahwa perubahan positif tidak harus menunggu momen sempurna—karena momen terbaik selalu adalah saat ini.
Akar Stoikisme dalam Aksi Nyata
Stoikisme, sebagai filsafat praktis yang berkembang sejak Zeno hingga Marcus Aurelius, menekankan pentingnya tanggung jawab pribadi dan tindakan sadar. John Sellars, dalam kapasitasnya sebagai penulis buku The Art of Living dan Lessons in Stoicism, menyampaikan ajaran kuno ini dalam konteks modern.
“Penundaan adalah bentuk lain dari penolakan terhadap pertumbuhan,” ujar Sellars dalam sebuah diskusi publik di Oxford University. Ia menekankan bahwa banyak orang terjebak dalam ilusi bahwa perubahan hanya dapat dimulai ketika situasi eksternal membaik—padahal Stoikisme mengajarkan bahwa perbaikan diri dimulai dari keputusan batin yang sederhana namun tegas: memilih untuk berubah sekarang.
Menghadapi Penundaan dengan Tindakan Bijak
Pernyataan Sellars menjadi refleksi dari kritiknya terhadap budaya modern yang seringkali mendorong orang untuk menunggu motivasi, inspirasi, atau waktu yang lebih baik. Ia menyampaikan bahwa Stoik sejati tidak menunggu keberuntungan atau kondisi ideal untuk memperbaiki diri, melainkan bertindak segera berdasarkan prinsip dan nilai yang diyakininya.
Dengan menekankan urgensi tindakan saat ini, Sellars mengajak individu untuk keluar dari siklus pasif dan berani membuat langkah kecil yang konsisten. Dalam pandangan Stoik, kemajuan sejati tidak datang dari kesempurnaan, tetapi dari komitmen terus-menerus terhadap pertumbuhan moral dan intelektual.
Praktik Harian: Dimulai dari Sekarang
Sellars juga menyoroti pentingnya praktik harian dalam Stoikisme—seperti menulis jurnal pagi dan malam, melakukan refleksi diri, serta berlatih kesabaran dan keteguhan dalam rutinitas hidup. Ia menekankan bahwa setiap hari adalah kesempatan baru untuk memperbaiki sikap, memperdalam pemahaman, dan mengasah kebajikan.