RESEP: Manisan Belimbing Wuluh Kering, Camilan Tradisional Manis Mirip Kismis yang Tahan Lama
- IG/bundaatha_resep.smartmommies
Jakarta, WISATA – Belimbing wuluh dikenal sebagai buah dengan rasa asam yang tajam sehingga lebih sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan daripada dimakan langsung. Namun, siapa sangka buah ini dapat diolah menjadi manisan kering yang memiliki rasa manis, tekstur kenyal, dan sekilas menyerupai kismis. Selain menjadi camilan tradisional yang lezat, manisan belimbing wuluh juga menjadi salah satu cara mengawetkan hasil panen agar tidak cepat rusak.
Proses pembuatan manisan belimbing wuluh sebenarnya cukup sederhana, tetapi membutuhkan kesabaran. Kunci keberhasilannya terletak pada proses perendaman dalam air kapur sirih, perendaman dalam larutan gula secara bertahap, dan penjemuran hingga kadar airnya berkurang. Tahapan tersebut membuat buah tetap utuh, tidak mudah hancur, serta menghasilkan tekstur kenyal dengan rasa manis yang meresap hingga ke bagian dalam.
Bahan-bahan:
- 2 kilogram belimbing wuluh tua yang segar, tidak memar, dan masih utuh
- 500 gram gula pasir (dapat ditambah sesuai selera)
- 1 sendok teh kapur sirih
- Air secukupnya
Cara Membuat:
- Potong bagian ujung dan pangkal belimbing wuluh, kemudian cuci hingga bersih.
- Larutkan kapur sirih ke dalam air, lalu rendam belimbing wuluh selama kurang lebih dua jam. Setelah itu, cuci kembali hingga bersih dan tiriskan.
- Rebus sekitar setengah bagian gula dengan satu liter air hingga mendidih.
- Masukkan belimbing wuluh ke dalam larutan gula panas, rebus hingga kembali mendidih, kemudian matikan api. Diamkan atau rendam selama semalam agar gula meresap.
- Keesokan harinya, angkat dan tiriskan belimbing wuluh.
- Rebus sisa gula dengan satu liter air hingga mendidih, matikan api, lalu masukkan kembali belimbing wuluh. Rendam lagi selama satu malam.
- Setelah proses perendaman selesai, jemur belimbing wuluh di bawah sinar matahari selama dua hingga tiga hari hingga teksturnya menjadi kenyal dan permukaannya mengering.
Manisan yang telah kering dapat disimpan dalam wadah kedap udara sehingga lebih awet. Jika cuaca tidak memungkinkan untuk menjemur, proses pengeringan juga dapat dilakukan menggunakan oven bersuhu rendah sekitar 50–60 derajat Celsius hingga kadar airnya berkurang.
Selain memiliki cita rasa yang unik, belimbing wuluh juga mengandung vitamin C, antioksidan, flavonoid, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Meskipun sebagian vitamin C akan berkurang akibat proses pemanasan, manisan ini tetap menjadi alternatif camilan rumahan yang lebih alami dibandingkan makanan ringan dengan banyak bahan tambahan.