Indonesia dan Rusia Siapkan Latihan Bersama Drone Orlan-10E, Perkuat Kerja Sama Teknologi Pertahanan
- indonesiadefense.com
Jakarta, WISATA – Badan Teknologi Pertahanan (Batekhan) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI tengah memperkuat kolaborasi internasional di bidang teknologi pertahanan dengan menjajaki latihan bersama (joint exercise) pesawat tanpa awak atau unmanned aerial vehicle (UAV) bersama Kedutaan Besar Federasi Rusia.
Rencana latihan menggunakan drone Orlan-10E tersebut menjadi agenda pembahasan dalam pertemuan yang berlangsung di Lapangan Terbang Wiladatika, Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada Rabu (29/7).
Pertemuan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemhan Letjen TNI Tri Budi Utomo dan dihadiri Kepala Batekhan Kemhan Laksda TNI Arif Harnanto beserta jajaran terkait. Dalam forum tersebut, dibahas berbagai aspek persiapan pelaksanaan latihan gabungan sebagai bagian dari penguatan kerja sama teknis antara Indonesia dan Federasi Rusia, khususnya dalam pengembangan serta pengoperasian teknologi UAV.
Sekjen Kemhan juga memberikan arahan mengenai pentingnya latihan bersama sebagai sarana meningkatkan kemampuan personel sekaligus memperluas kerja sama pertahanan kedua negara. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertukaran pengalaman dan pengetahuan di bidang teknologi pesawat nirawak yang terus berkembang.
Melalui keterlibatan dalam latihan tersebut, Batekhan Kemhan menegaskan komitmennya untuk mendukung modernisasi sistem pertahanan nasional. Upaya itu dilakukan melalui kolaborasi internasional, peningkatan interoperabilitas, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam penguasaan teknologi pertahanan mutakhir.
Kemhan menilai kerja sama strategis semacam ini memiliki peran penting dalam mempercepat pengembangan kemampuan teknologi pertahanan Indonesia agar lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan keamanan global. Selain itu, sinergi dengan mitra internasional juga diharapkan dapat memperkuat kesiapan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan di masa mendatang.
Dalam keterangan resminya, Batekhan Kemhan menyampaikan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu mempererat hubungan Indonesia dengan Federasi Rusia, sekaligus membuka peluang yang lebih luas dalam pengembangan teknologi pertahanan. Melalui latihan bersama UAV Orlan-10E, kedua negara diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis, memperkuat kerja sama strategis, serta mendukung terwujudnya sistem pertahanan Indonesia yang modern, tangguh, dan siap menghadapi dinamika keamanan di masa depan.
Sumber: indonesiadefense.com