Pendampingan KTH Siangkaran: Langkah Awal Menuju Kelola Kelembagaan yang Mantap

Foto Bersama Penyuluh dan Anggota Kelompom Usai Pendampingan KTH Siangkaran
Sumber :
  • Handoko

Makassar, WISATA - Kamis, 23 Juli 2026, Tim Pengelola KHDTK Diklat Kehutanan Mengkendek melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pendampingan KTH Siangkaran. Pendampingan kali ini dilaksanakan oleh Penyuluh Kehutanan dari Balai P2SDM Wilayah VI dan dirangkaikan dengan pertemuan rutin KTH Siangkaran bulan Juli.

img_title 52.773 Peserta BPJS PBI di Lumajang Terdampak Penyesuaian Data, Pemkab Siapkan Mitigasi dan Pendampingan

 

Kegiatan pendampingan yang dilakukan  meliputi pendampingan penyusunan Rencana Kegiatan Tahunan (RKT), pendampingan pengisian buku-buku administrasi, dan pendampingan penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Pada kesempatan ini juga dilakukan penyerahan SK KTH Siangkaran kepada kelompok. Kegiatan pendampingan dilaksanakan di ruang pertemuan kantor KHDTK Diklat Kehutanan Mengkendek, dihadiri oleh 26 pengurus dan anggota KTH, serta 4 penyuluh kehutanan dari Balai P2SDM Wilayah VI.

img_title Perhutani Salurkan 26.798 Bibit Pohon di 2025, Bukti Nyata Komitmen Jaga Hutan dan Lingkungan

 

KTH Siangkaran sendiri merupakan kelompok tani yang sudah exist sejak Tahun 2018, namun beberapa kendala membuat kelompok ini kurang dapat berkembang dengan baik. Pada tanggal 16 April 2026, KTH Siangkaran menjalankan kegiatan reorganisasi dengan didampingi oleh penyuluh kehutanan dari Balai P2SDM Wilayah VI.

img_title INFO HAJI: Petugas PPIH Berikan Pendampingan dan Bimbingan Ibadah Bagi Jemaah Sakit di Tanah Suci

 

Indah Novita Dewi, koordinator pengelola KHDTK Diklat Kehutanan Mengkendek menyatakan bahwa KTH Siangkaran memiliki potensi yang jika dikembangkan dan terus didampingi dapat menuju KTH yang mandiri.

 

“Saat ini KTH Siangkaran baru fokus pada kegiatan pembuatan asap cair yang digunakan sebagai pestisida untuk tanaman sayuran. Saat ini masih digunakan terbatas pada tanaman milik anggota KTH. Namun ke depan asap cair ini direncanakan menjadi salah satu unggulan kelompok dan dapat menjadi harapan bagi peningkatan pendapatan kelompok,” demikian tutur Indah.

 

Indah yang juga seorang penyuluh kehutanan ini kemudian menyampaikan bahwa pendampingan yang dilakukan kepada KTH Siangkaran saat ini lebih untuk menguatkan kelembagaannya terlebih dahulu dengan output berupa dokumen RKT, buku-buku administrasi untuk pencatatan kegiatan kelompok, dan dokumen AD/ART.

 

Penyusunan RKT yang dilakukan oleh KTH Siangkaran dimaksudkan untuk memberikan pedoman bagi kelompok dalam melaksanakan kegiatannya selama satu tahun. Penyusunan RKT difokuskan pada kegiatan yang akan dilaksanakan KTH Siangkaran dalam enam bulan ke depan. Untuk kegiatan kelola kawasan, KTH merencanakan melakukan penanaman aren, alpukat, dan jahe di lahan milik anggota. Untuk kegiatan kelola kelembagaan, KTH Siangkaran merencanakan akan melakukan pertemuan rutin dan mulai melakukan iuran anggota untuk mengisi kas kelompok. Untuk kegiatan kelola usaha, KTH Siangkaran merencanakan akan melakukan kegiatan pembuatan asap cair setiap dua bulan sekali dengan pendampingan dari penyuluh kehutanan. Untuk kegiatan dokumentasi dan pemasaran, KTH Siangkaran meminta fasilitasi bimbingan teknis khususnya untuk pemasaran asap cair. KTH Siangkaran juga akan melakukan pemasaran asap cair melalui media sosial kelompok.

Halaman Selanjutnya
img_title