Kapal KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan, 24 Penumpang Masih Dicari
- IG/selayarnews
Jakarta, WISATA – Tragedi tenggelamnya KM Nurul Salsa kembali menambah daftar kecelakaan transportasi laut di Indonesia. Kapal penumpang tersebut dilaporkan tenggelam di perairan menuju Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Rabu, 15 Juli 2026. Hingga proses pencarian berlanjut pada Kamis (16/7), tim SAR masih berupaya menemukan puluhan penumpang yang dinyatakan hilang.
Berdasarkan keterangan otoritas pencarian dan penyelamatan, KM Nurul Salsa mengalami gangguan mesin sebelum akhirnya tenggelam sekitar 43 mil laut (79 kilometer) dari pelabuhan tujuan di Kepulauan Selayar. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat turut memperburuk situasi sehingga proses evakuasi menjadi lebih sulit.
Saat berlayar, kapal diketahui mengangkut 74 orang, termasuk penumpang dan awak kapal. Selain itu, kapal juga membawa berbagai muatan seperti kopra, ternak sapi, serta sepeda motor. Hingga laporan terbaru, sebanyak 49 orang berhasil diselamatkan, satu orang ditemukan meninggal dunia, sementara 24 penumpang lainnya masih dalam pencarian.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Badan SAR Nasional (Basarnas), TNI, Polri, nelayan setempat, hingga masyarakat sekitar. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa tantangan terbesar berasal dari kondisi cuaca. Gelombang laut mencapai 2 hingga 2,5 meter disertai angin kencang, sehingga memperlambat proses pencarian korban.
Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya aspek keselamatan pelayaran di Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan lebih dari 17.000 pulau, transportasi laut menjadi moda utama bagi masyarakat untuk bepergian maupun mengangkut barang. Namun, kecelakaan kapal masih kerap terjadi akibat berbagai faktor, mulai dari cuaca buruk, gangguan teknis, hingga persoalan keselamatan operasional.
Pemerintah bersama tim penyelamat terus memfokuskan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Harapan keluarga korban kini bergantung pada keberhasilan operasi SAR yang terus dilakukan meski dihadapkan pada kondisi laut yang cukup ekstrem. Selain itu otoritas juga diperkirakan akan melakukan investigasi menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti tenggelamnya KM Nurul Salsa, sehingga kejadian serupa dapat dicegah dan diminimalkan terjadi lagi di masa mendatang.
Sumber: apnews.com