Koperasi Desa Merah Putih di Pati Berlokasi di Tengah Tambak, Disiapkan Jadi Penunjang Wisata Desa

KDMP di Pati
Sumber :
  • nowdots.com

Pati, WISATA – Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menjadi sorotan karena dibangun di kawasan tambak ikan, cukup jauh dari permukiman warga. Meski lokasinya menuai beragam tanggapan, pemerintah desa menegaskan bahwa pemilihan lahan telah melalui musyawarah bersama masyarakat dan merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan wisata desa.

img_title Menelusuri Jejak Spiritual Desa Kajen Pati: Ziarah ke Makam Syaikh Mutamakkin, Sang Ulama Agung Penjaga Lentera Pesantre

Bangunan koperasi tersebut berdiri berdampingan dengan embung desa, dengan jarak sekitar 150–300 meter dari rumah warga. Sebagian masyarakat sempat mempertanyakan efektivitas lokasi tersebut karena akses menuju koperasi masih berupa jalan tanah dan dinilai kurang strategis untuk aktivitas harian warga.

Namun, Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji, menjelaskan bahwa lahan yang digunakan merupakan aset milik desa sehingga tidak memerlukan pembebasan lahan baru. Selain itu, keberadaan koperasi sengaja dipadukan dengan rencana pengembangan embung sebagai destinasi wisata desa. Dengan konsep tersebut, koperasi tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu melayani kebutuhan para pengunjung yang datang ke kawasan wisata.

img_title Ketua DPRD Kota Malang Setuju Evaluasi hingga Hentikan MBG dan Koperasi Merah Putih Jika Tak Tepat Sasaran

Menurut pemerintah desa, pembangunan gedung KDMP juga telah melalui proses musyawarah desa dan memperoleh persetujuan masyarakat. Sebelumnya, koperasi sempat direncanakan dibangun di lapangan bola voli yang berada di tengah desa. Namun, rencana itu dibatalkan setelah banyak warga menginginkan lapangan tetap dipertahankan sebagai fasilitas olahraga dan ruang berkumpul masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah desa juga berencana memperbaiki akses jalan menuju lokasi koperasi agar lebih mudah dijangkau. Infrastruktur yang memadai dinilai menjadi faktor penting agar aktivitas ekonomi di kawasan tersebut dapat berkembang seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.

img_title Pesona Sumber Takir Lumajang, Oase Wisata Desa yang Menyatukan Alam, Ekonomi, dan Kehangatan Warga

Konsep mengintegrasikan koperasi dengan kawasan wisata dinilai sejalan dengan semangat pemberdayaan ekonomi desa. Selain menjadi tempat pelayanan usaha masyarakat, koperasi juga berpotensi menjadi pusat pemasaran produk UMKM, hasil perikanan, hingga oleh-oleh khas Desa Langgenharjo. Jika pengembangan kawasan embung berjalan sesuai rencana, keberadaan KDMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.

Ke depan, keberhasilan konsep tersebut akan sangat bergantung pada pengembangan infrastruktur dan pengelolaan kawasan secara berkelanjutan. Selain peningkatan kualitas jalan menuju lokasi, pemerintah desa juga perlu menyiapkan fasilitas pendukung seperti area parkir, tempat istirahat, papan informasi, hingga promosi wisata yang terintegrasi dengan potensi lokal. Apabila seluruh rencana tersebut terealisasi, KDMP tidak hanya menjadi tempat transaksi ekonomi, tetapi juga dapat berkembang sebagai etalase produk unggulan desa, pusat aktivitas UMKM, serta destinasi edukasi yang memperkenalkan potensi perikanan dan pemberdayaan masyarakat kepada para pengunjung. Sinergi antara koperasi, sektor pariwisata, dan pelaku usaha lokal diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian Desa Langgenharjo, mulai dari meningkatnya pendapatan warga, terbukanya lapangan kerja baru, hingga semakin dikenalnya desa sebagai salah satu tujuan wisata berbasis ekonomi kerakyatan di Kabupaten Pati.

Halaman Selanjutnya
img_title