Menepis Stunting dari Trimester Awal: Kisah Sukses D’biscu, Biskuit Lokal Formulasi Undip yang Mendunia di Tanah Papua

D’Biscu, Inovasi Pangan Lokal untuk Cegah Stunting Sejak Kehamilan
Sumber :
  • UNDIP.ac.id

 Semarang, WISATA - Kesehatan ibu dan anak selalu menjadi pilar utama dalam membangun fondasi generasi penerus bangsa yang tangguh. Di tengah dinamisnya perkembangan dunia medis dan gizi, sebuah gebrakan nyata hadir dari lingkungan akademis di Jawa Tengah. Universitas Diponegoro yang akrab disapa Undip, melalui Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran, berhasil mengembangkan dan menghilirisasikan sebuah produk inovatif berupa biskuit ibu hamil bernama D’biscu. Langkah progresif ini diambil sebagai salah satu upaya konkret dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia, terutama di wilayah Jawa Tengah. Produk fungsional ini hadir sebagai pangan tambahan ibu hamil berbasis bahan lokal untuk cegah stunting sejak masa kehamilan. Menariknya, produk ini bukan lagi sekadar subjek penelitian laboratorium, karena saat ini D’biscu telah memperoleh sertifikasi halal, memenuhi SNI, dan mengantongi izin edar resmi dari BPOM sehingga telah siap dipasarkan secara luas di masyarakat.

img_title Menilik Keunikan Desa Wisata Brayut: Rahasia Sukses Liburan Edukasi Budaya Khas Sleman Tanpa Mengandalkan Pesona Alam

Perjalanan lahirnya biskuit ini berakar dari sebuah keprihatinan sosial yang mendalam. Angka stunting di Indonesia saat ini dinilai masih cukup tinggi, di mana Jawa Tengah sendiri pada tahun 2025 menurut data Kementerian Kesehatan mencatat terdapat 485.893 balita yang terkena stunting. Berangkat dari permasalahan krusial tersebut, tim peneliti Undip bergerak cepat mengembangkan formulasi biskuit kaya nutrisi berbasis bahan pangan lokal yang mudah ditemui, seperti jahe, kacang hijau, dan kacang merah. Formula dasar tersebut kemudian diperkaya dengan berbagai tambahan vitamin dan mineral penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh ibu hamil.

Kekuatan Tiga Bahan Lokal untuk Kenyamanan Ibu dan Pertumbuhan Janin

img_title Menyesap Kedamaian Rural: Keseruan Berbaur dengan Kehidupan Lokal Lewat Tur Keliling Desa Wisata yang Memikat Hati

Keputusan tim peneliti untuk mengambil bahan dasar biskuit dari komoditas lokal Indonesia bukanlah tanpa alasan. Bahan-bahan alami tersebut dipilih secara cermat karena kaya akan kandungan gizi dan manfaat kesehatan yang spesifik. Jahe, misalnya, dipilih karena memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang kuat. Lebih dari itu, aroma hangat dari jahe terbukti secara klinis ampuh membantu mengurangi keluhan emesis gravidarum atau mual dan muntah yang jamak dialami oleh para ibu hamil pada fase trimester awal kehamilan.

Halaman Selanjutnya
img_title