Rupiah Kembali Tertekan ke Level Rp18.000: Menguji Ketahanan Fiskal dan Dampaknya bagi Daya Beli Masyarakat
Kamis, 25 Juni 2026 - 10:06 WIB
Sumber :
- Cuplikan layar
Tanpa adanya kepastian jangka panjang atas fundamental ekonomi Indonesia, investor akan selalu memandang pasar kita dengan kacamata skeptis. Langkah darurat mungkin bisa meredam percikan api, namun perbaikan struktural adalah satu-satunya cara untuk memadamkan sumber kebakarannya. Pemerintah dituntut untuk menunjukkan keberanian dalam mengambil kebijakan yang pro-stabilitas, transparan, dan mampu mengembalikan kepercayaan pasar. Hanya dengan cara itulah Rupiah bisa menemukan kembali keseimbangan yang lebih sehat dan daya beli masyarakat dapat terlindungi dari guncangan eksternal yang terus membayangi.
Baca Juga
Sumber dan Referensi:
- Analisis kebijakan dan fundamental ekonomi: Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB Universitas Indonesia.
- Data historis kebijakan moneter: Bank Indonesia (BI) - Laporan Kebijakan Moneter.
- Prinsip tata kelola fiskal: International Monetary Fund (IMF) - Fiscal Transparency Handbook.
Data pergerakan kurs: Data monitoring pasar keuanganÂ